Ikuti Kami

Vino Menjadi Raja di Dapil Jateng I Dengan 121.137 Suara

Kedekatannya dengan kalangan ulama dan organisasi pemuda memang cenderung memudahkan dirinya menyaring suara hingga 121.137 an.

Vino Menjadi Raja di Dapil Jateng I Dengan 121.137 Suara

Jateng, Gesuri.id - Mochamad Herviano Widyatama atau akrab disapa Vino menjadi king of the match di Dapil Jateng 1.

Perolehan suara putra kepala BIN Budi Gunawan itu menjadi yang paling banyak di Dapil neraka ini.

Mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI melalui PDI Perjuangan, Vino tampak tidak kesulitan 'menjajah' wilayah Semarang raya yang meliputi Kendal, Salatiga, Kota dan Kabupaten Semarang.

Kedekatannya dengan kalangan ulama dan organisasi pemuda memang cenderung memudahkan dirinya menyaring suara hingga 121.137 berdasarkan real count KPU pada Senin (19/2).

Angka tersebut jauh melampaui caleg manapun di Dapil Jateng 1.

Berikut perolehan suara caleg DPR RI dari PDI Perjuangan yang bersaing di Dapil Jateng 1;

Mochamad Herviano Widyatama 121.137

Samuel Wattimena 23.972

Rahajeng Widyaswari Tjahjo Kumolo 19.114

Benediktus Danang Setianto 11.237

Dyah Kartika Rini 18.234

Tuti Roosdiono 29.070

Widya Kandi Susanti 12.436

Satrio Fauzia Damardjati 2.013

Sebagai catatan hasil real count dari KPU tersebut terus berpogres. Hasil yang ditampilkan KPU ini merupakan hitung langsung (real count), tapi bukan hasil akhir Pemilu 2024.

Proses penghitungan suara oleh KPU masih berjalan untuk menentukan jumlah kursi yang diperebutkan para caleg.

KPU menyatakan publikasi form model C/D hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan memudahkan akses informasi publik.

KPU juga menyatakan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU kabupaten/kota, KPU provinsi, dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Proses penghitungan suara pemilihan anggota legislatif (pileg) 2024 masih berlangsung. Sehungga perolehan suara bagi para calon anggota legislatif (caleg) pun masih bisa berubah.

Quote