Jakarta, Gesuri.id - Ketua Umum PB Percasi yang juga Ketua Anggota Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menegaskan komitmennya dalam mendorong pembinaan dan regenerasi pecatur nasional melalui ajang PERCASI Invitation Match 2026 Senior vs Young Stars Chess Tournament yang digelar di Hotel Mewangi, Bandung, Jawa Barat, pada 25–31 Maret 2026.
"Turnamen ini sebenarnya diinisiasi oleh GM Susanto Megaranto, untuk sarana latih tanding. Karena kalau hanya terus berlatih tanpa ada bertanding jadi tidak maksimal hasilnya," ujar Utut, dikutip Sabtu (28/3).
Turnamen ini merupakan bagian dari rangkaian program pembinaan PB Percasi periode 2022–2026, yang mempertemukan 12 pecatur senior dengan 12 pecatur muda berbakat. Ajang ini difokuskan sebagai sarana pengembangan kemampuan, khususnya bagi para pemain muda yang tergabung dalam Pelatnas The Dream Team Reborn.
Utut mengungkapkan selama ini para pecatur junior yang dilatih oleh GM Susanto Megaranto dan IM Tirta Chandra terus mendapatkan berbagai ilmu catur, namun masih membutuhkan lebih banyak kesempatan untuk menguji kemampuan dalam pertandingan melawan lawan yang tangguh.
"Di turnamen ini, mereka bisa menimba ilmu dari para senior yang hebat pada masanya. Ini jadi kesempatan bagi mereka untuk mempraktikkan semua yang telah dipelajari di Pelatnas, " tuturnya.
Sebanyak 24 pecatur ambil bagian dalam turnamen ini, terdiri dari 12 pecatur senior seperti IM Irwanto Sadikin, IM Muhammad Ivan Situru, IM Ronny Gunawan, IM Danny Yuswanto, FM Hamdani Rudin, FM Cecep Kosasih, FM Hanny Marentek, MN Sudung Tampubolon, MN Joni Jumansah, MN Hasian Panggabean dan MN Tommy Supriyanto. Mereka akan berhadapan dengan 12 pecatur muda, di antaranya IM Nayaka Budhidharma, FM Fabian Glen Mariano, Kenny Horasino Bach, Arjuna Satria Pamungkas, I Kadek Dhanvant Keene Anggaswara, Banyu Wiguno Wening, Zach Alexander Tjong, WIM Shafira Devi Herfesa, WIM Laysa Latifah, WCM Clementia Adeline, Veronica Jefany Sheryl Kichi Makalew dan Claretta Nathania Handoko.
Turnamen ini mempertandingkan nomor catur standar (klasik) sebanyak 12 babak, yang dirancang untuk memberikan pengalaman kompetitif maksimal bagi seluruh peserta.
Pada kesempatan yang sama, Dewan Pembina PB Percasi, Eka Putra Wirya, menilai ajang ini sangat penting dalam membangun mental bertanding para pecatur muda.
"Kompetisi bagi pecatur muda anggota The Dream Team Reborn sangat penting untuk menguatkan mental pertandingan mereka," kata Eka Putra Wirya.
Ia juga menambahkan bahwa para pecatur muda yang selama ini digembleng dalam program latihan di Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA) Bekasi menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari sisi strategi maupun kualitas permainan.
"Kualitas mereka dari segi strategi permainan telah mengalami banyak kemajuan, bahkan mampu mengalahkan senior mereka pada berapa turnamen nasional dan ini sangat memberi harapan," ujarnya.
Meski dikemas dalam suasana yang relatif “intimate”, turnamen ini tetap menyediakan total hadiah sebesar Rp76 juta untuk 24 peserta, sehingga seluruh peserta dipastikan mendapatkan apresiasi.
Menariknya, khusus bagi pecatur senior yang berhasil menempati peringkat 1 hingga 3, PB Percasi akan mengirim mereka untuk berlaga di kejuaraan dunia senior di Vrnjacka Banja, Serbia.
Melalui turnamen ini, di akhir masa kepemimpinannya, Utut Adianto memastikan bahwa baik pecatur senior maupun junior tetap mendapatkan perhatian dan ruang untuk terus berkembang serta mencetak prestasi di kancah nasional maupun internasional.

















































































