Surabaya, Gesuri.id – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengingatkan seluruh kader partainya untuk senantiasa teguh dalam garis perjuangan.
Keteguhan tersebut, tegasnya, harus dibangun di atas semangat antikorupsi serta keteladanan nyata dari para pemimpin partai.
Pesan mendalam itu disampaikan Megawati saat menghadiri Konsolidasi Internal PDI Perjuangan Jawa Timur di Hotel Vasa, Surabaya, Minggu (23/8/2026).
Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo
Di hadapan ratusan pengurus dan kader, Megawati menekankan pentingnya bekerja secara jujur dan tidak menjadikan jabatan politik sebagai sarana mencari kenyamanan pribadi.
"Jangan sekali-kali ambil uang negara, pasti ketahuan," tegas Presiden ke-5 RI tersebut.
Megawati menambahkan, dirinya terus berupaya memberi teladan dalam menjaga integritas antikorupsi, salah satunya dengan tidak pernah meminta imbalan uang dari kader. Ia pun mewanti-wanti bahwa bergabung dalam perjuangan partai bukanlah jalur untuk menikmati hidup enak, melainkan untuk bekerja keras demi rakyat.
Pesan mengenai integritas ini mengemuka di tengah tantangan PDI Perjuangan Jawa Timur yang mengalami penurunan perolehan kursi legislatif. Menanggapi situasi tersebut, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Said Abdullah, mengakui perlunya penguatan sistem kaderisasi secara menyeluruh.
"DPD PDI Perjuangan fokus menguatkan kaderisasi partai. Target kami tidak berhenti pada Pemilu Legislatif 2029, tetapi berkomitmen di setiap tingkatan agar PDIP mampu mengusung dan memenangkan gubernur dari kader sendiri," ujar Said, yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Anggaran DPR RI.
Said menegaskan, para kader yang duduk di kursi legislatif diinstruksikan untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif. Selain itu, pengurus DPC diminta aktif memanfaatkan media sosial agar kerja-kerja kerakyatan partai dapat tersampaikan secara terbuka dan transparan.
Baca: Ini Resep Ganjar Pranowo Yang Selalu Fit dan Bugar
Di sisi lain, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan apresiasi atas kiprah PDIP Jawa Timur yang dinilainya tetap menjadi salah satu basis utama partai.
"Jawa Timur masih memegang kuat basis PDI Perjuangan. Perhatian terhadap generasi muda juga sangat menonjol, salah satunya melalui program Red Talk," ungkap Hasto.
Adapun Red Talk merupakan wadah diskusi interaktif yang diinisiasi PDI Perjuangan untuk merangkul anak-anak muda dalam mengulas isu-isu kemasyarakatan, politik, dan kemajuan bangsa.

















































































