Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Diah Fitri Maryani, SE., MM, melakukan ziarah ke makam Bung Karno bersama rombongan DPD PDI Perjuangan Jawa Barat dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Selasa, 11 Juli 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang sekaligus merefleksikan perjalanan sejarah bangsa melalui sosok Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno atau Bung Karno. Bagi Diah, ziarah tidak sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memahami kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada generasi penerus bangsa.
Diah yang merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Indramayu menilai, perjalanan hidup Bung Karno menyimpan banyak pelajaran penting mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa
“Ziarah ini menjadi refleksi sejarah bagi kita dalam bernegara dan beradab. Sebagai generasi penerus, patut bagi kita mengambil hikmah dari apa yang menjadi perjalanan dan perjuangan Bung Karno semasa hidupnya,” kata Diah.
Menurutnya, perjuangan Bung Karno tidak hanya berkaitan dengan sejarah kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menyangkut gagasan tentang persatuan, kedaulatan, serta cita-cita membangun bangsa yang bermartabat. Nilai-nilai tersebut dinilai tetap relevan untuk menjadi pegangan dalam menghadapi tantangan kehidupan berbangsa saat ini.
Rombongan PDI Perjuangan Jawa Barat dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mengingat kembali akar perjuangan partai yang tidak terlepas dari pemikiran dan keteladanan Bung Karno.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan nilai-nilai positif yang telah diperjuangkan para pendahulu. Sejarah, menurut dia, harus ditempatkan sebagai sumber pembelajaran agar bangsa tidak kehilangan arah dalam menentukan masa depan.
Diah berharap refleksi di makam Bung Karno dapat menumbuhkan kembali semangat pengabdian kepada masyarakat dan negara. Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak sekadar mengenal Bung Karno melalui buku sejarah, tetapi memahami gagasan, keteladanan, dan perjuangannya sebagai bagian penting dari perjalanan Indonesia.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita meneruskan semangat perjuangan itu dalam bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, menjaga persatuan, dan membangun Indonesia dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Diah.

















































































