Jakarta, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, memimpin jajaran dan kader partai melakukan ziarah ke makam Presiden pertama RI sekaligus Proklamator Kemerdekaan, Ir. Soekarno, di Blitar, Jawa Timur, Selasa (11/8).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi para kader untuk mendoakan almarhum Bung Karno sekaligus memetik kembali nilai-nilai perjuangan sang pendiri bangsa.
“Bung Karno adalah pendiri bangsa. Hari ini kami berziarah untuk mendoakan agar seluruh jasa dan pengabdian beliau bagi Indonesia menjadi amal ibadah yang mendapat tempat terindah di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Ineu.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Politisi dari daerah pemilihan (dapil) Jabar XI (Sumedang, Majalengka, Subang) tersebut menegaskan, ziarah ini bukan sebatas kegiatan seremoni untuk mengenang sosok historis, melainkan sarana menggali kembali pemikiran dan semangat yang diwariskan Bung Karno. Menurutnya, berziarah ke makam Sang Proklamator menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan perjuangan ideologis partai.
Ineu mengingatkan bahwa generasi saat ini memikul tanggung jawab besar untuk melanjutkan cita-cita kemerdekaan, terutama dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik dan sejahtera secara ekonomi.
“Ilmu dan pemikiran Bung Karno mengingatkan kita untuk terus menyalakan api perjuangan. Cita-cita beliau mengenai Indonesia yang merdeka dan sejahtera harus bisa diwujudkan seutuhnya,” tutur Ineu.
Ia tidak memungkiri bahwa kondisi ekonomi bangsa saat ini masih menghadapi berbagai keterbatasan yang juga dirasakan di tingkat daerah. Namun, tantangan tersebut tidak boleh menyurutkan semangat para wakil rakyat dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Lebih lanjut, Ineu menekankan bahwa kerja-kerja politik dan pembangunan tidak boleh menjauhkan kader maupun legislator dari konstituennya. Kedekatan dengan rakyat adalah kunci utama untuk menerjemahkan nilai-nilai kemerdekaan ke dalam kebijakan yang nyata.
“Perjuangan ini harus terus berjalan. Kita harus tetap berada di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi mereka, dan memastikan kebutuhan warga menjadi perhatian utama dalam setiap langkah kerja politik,” tegasnya.
Ineu menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa proses pembangunan Indonesia tidak berhenti setelah kemerdekaan diproklamasikan. Semangat Bung Karno harus terus diejawantahkan melalui kerja nyata yang berpihak pada kepentingan rakyat luas.

















































































