Ikuti Kami

5 Bulan Kekeringan, Budi Kanang Salurkan Air Bersih ke 68 KK di Dusun Kaligede Ngawi

Bantuan tersebut diberikan menyusul kekeringan yang telah berlangsung selama lima bulan dan berdampak pada 68 kepala keluarga (KK).

5 Bulan Kekeringan, Budi Kanang Salurkan Air Bersih ke 68 KK di Dusun Kaligede Ngawi
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Kaligede, Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Kamis (15/10/2026). 

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dusun Kaligede, Desa Ngancar, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Kamis (15/10/2026). 

Bantuan tersebut diberikan menyusul kekeringan yang telah berlangsung selama lima bulan dan berdampak pada 68 kepala keluarga (KK), sekaligus menelusuri kendala teknis yang menghambat pemanfaatan sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan air warga.

”Saat ini di Kabupaten Ngawi, khususnya wilayah yang berada di pinggiran hutan, mengalami kekeringan yang sangat memprihatinkan. Situasi ini harus kita tangani bersama-sama,” ujar Kanang dikutip Jumat (16/10/2026).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, sebanyak 22 desa terdampak kekeringan dengan total 4.723 jiwa. Kondisi tersebut membuat warga di sejumlah wilayah harus bergantung pada bantuan air bersih yang dikirim setiap dua hingga tiga hari sekali karena sumur-sumur mereka mengering.

Di Dusun Kaligede, bantuan air bersih yang diangkut menggunakan truk tangki disambut antusias masyarakat. Warga berjejer mengantre sambil membawa galon bekas dan jeriken untuk mendapatkan air yang akan digunakan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama untuk memasak dan minum.

Kanang menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan mendasar masyarakat yang harus dipenuhi. Karena itu, penanganan kekeringan tidak cukup hanya melalui bantuan darurat, tetapi juga membutuhkan solusi jangka panjang agar warga memperoleh pasokan air secara berkelanjutan.

Saat meninjau lokasi, Kanang menemukan bahwa Dusun Kaligede sebenarnya telah memiliki sarana sumur dalam beserta jaringan pipa yang menjangkau rumah-rumah warga. Namun, fasilitas tersebut belum berfungsi optimal karena keterbatasan daya listrik yang membuat pompa air tidak mampu bekerja maksimal.

Menindaklanjuti temuan tersebut, Kanang menyatakan akan berkoordinasi dengan PT PLN untuk mendorong penambahan jaringan dan daya listrik. Upaya ini diharapkan dapat mengoptimalkan fungsi pompa sumur dalam sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tidak terus bergantung pada pengiriman truk tangki.

“Kendala ini akan kami sampaikan ke PLN agar dilakukan penambahan daya jaringan listrik. Dengan begitu, pompa air sumur dalam bisa bekerja maksimal untuk memenuhi kebutuhan warga secara berkelanjutan,” tegas mantan Bupati Ngawi dua periode tersebut.

Sementara itu, Kepala Dusun Kaligede, Sugiono, menyampaikan bahwa masyarakat telah mengalami krisis air bersih selama hampir lima bulan. Selama periode tersebut, warga mengandalkan bantuan air yang dikirim secara berkala untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Hampir lima bulan kami krisis air bersih dan hanya mengandalkan kiriman tangki karena sumur-sumur warga kering,” ujarnya.

Sugiono menjelaskan, sumber air sebenarnya tersedia melalui fasilitas sumur dalam yang telah dibangun. Namun, keterbatasan daya listrik membuat pompa tidak mampu mengalirkan air secara optimal ke tempat penampungan.

“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Kanang,” ungkap Sugiono.

Selain menyalurkan bantuan air bersih, Kanang juga menyerahkan paket sembako kepada warga Dusun Kaligede. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang turut menghadapi dampak kekeringan.

Penanganan melalui bantuan air bersih dan sembako diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga. Sementara itu, koordinasi dengan PLN untuk mengatasi kendala kelistrikan menjadi salah satu langkah yang diupayakan agar fasilitas sumur dalam dapat dimanfaatkan secara optimal dan pasokan air bersih lebih terjamin.

Quote