Ikuti Kami

Fraksi PDI Perjuangan Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Warga Terdampak Kekeringan

Krisis air bersih yang semakin meluas akibat kemarau panjang dan sulitnya warga memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Fraksi PDI Perjuangan Bangkalan Salurkan Bantuan Air Bersih Ke Warga Terdampak Kekeringan
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di tiga desa di Kabupaten Bangkalan, Selasa (13/10/2026). 

Bangkalan, Gesuri.id - Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangkalan, Nur Hakim, menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di tiga desa di Kabupaten Bangkalan, Selasa (13/10/2026). 

Bantuan tersebut diberikan menyusul krisis air bersih yang semakin meluas akibat kemarau panjang dan sulitnya warga memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Semoga bisa sedikit membantu masyarakat. Karena daerah tersebut sulit menemukan sumber air,” ujar Nur Hakim saat memantau langsung proses droping air di lapangan, dikutip Rabu (14/10/2026).

Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Murombuh, Kecamatan Kwanyar, Desa Bandung, Kecamatan Konang, serta Desa Lembung Gunong, Kecamatan Kokop. Kedatangan armada tangki air disambut warga yang telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa pekan terakhir.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari memasak, minum, hingga keperluan rumah tangga lainnya di tengah terbatasnya sumber air akibat kemarau panjang.

Nur Hakim mengungkapkan, persoalan kekeringan di sejumlah wilayah Bangkalan sebenarnya telah diupayakan penanganannya melalui berbagai program jangka panjang. Namun, kondisi alam dan sulitnya menemukan sumber mata air bawah tanah menjadi kendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga.

Menurut dia, pemerintah daerah maupun masyarakat telah berulang kali melakukan pengeboran sumur di sejumlah titik yang dinilai berpotensi memiliki sumber air. Akan tetapi, upaya tersebut belum memberikan hasil maksimal karena debit air yang ditemukan terbatas atau kualitasnya belum memenuhi kebutuhan konsumsi.

“Akhirnya upaya kuratif yang bisa kami lakukan dengan distribusi air tangki,” tambahnya secara lugas mengenai langkah darurat yang diambilnya saat ini.

Distribusi air tangki menjadi langkah penanganan sementara untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Meski demikian, persoalan tersebut membutuhkan penanganan berkelanjutan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan ketika musim kemarau tiba.

Nur Hakim menegaskan komitmennya untuk terus mengawal persoalan kekeringan di Bangkalan dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Ia berharap solusi jangka panjang yang lebih efektif dapat segera diwujudkan sehingga akses air bersih bagi masyarakat di wilayah terdampak bisa lebih terjamin.

Penanganan krisis air bersih di tiga desa tersebut menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan mendesak warga sekaligus mendorong penyelesaian persoalan kekeringan secara berkelanjutan di Kabupaten Bangkalan.

Quote