Ikuti Kami

Bupati Endah Sambut 1.570 Pemudik dari Rombongan Mudik Bebarengan 2026 di Terminal Semin

Rombongan pemudik yang datang dari wilayah Jabodetabek tersebut tiba menggunakan puluhan bus.

Bupati Endah Sambut 1.570 Pemudik dari Rombongan Mudik Bebarengan 2026 di Terminal Semin
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih.

Jakarta, Gesuri.id - Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyambut langsung kedatangan rombongan Mudik Bebarengan 2026 yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Gunungkidul di Terminal Tipe C Semin, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (15/3/2026).

Rombongan pemudik yang datang dari wilayah Jabodetabek tersebut tiba menggunakan puluhan bus dan disambut jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Mas Yanto sebagai perwakilan dari Ketua Umum IKG karena telah ditugaskan untuk menerima para perantau keluarga besar IKG di Terminal Semin ini,” kata Endah.

Ia menyampaikan selamat datang kepada para warga perantauan yang pulang ke kampung halaman serta mengapresiasi pengurus pusat IKG, panitia, dan para donatur yang telah mendukung pelaksanaan mudik bersama secara swadaya.

“Semoga di tahun-tahun mendatang suasana semakin akrab dan rukun, sehingga Gunungkidul menjadi ramai karena warga masyarakatnya sejahtera dan bisa pulang untuk menengok keluarga serta kerabat,” ujarnya.

Ketua IKG sekaligus Ketua Panitia Mudik Bebarengan 2026, Suyanto, mengatakan pada tahun ini sebanyak 31 bus mengangkut sekitar 1.570 peserta mudik menuju Gunungkidul. Seluruh kegiatan, kata dia, dibiayai secara swadaya melalui dukungan donatur dan warga IKG.

“IKG ke depan harus lebih fokus di bidang sosial tanpa mengesampingkan bidang lainnya. Bagi IKG, kegiatan sosial adalah prioritas nomor satu,” kata Suyanto.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Gunungkidul dan dukungan teknis dari Dinas Perhubungan selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko menilai program mudik bersama membantu pemerintah dalam mengelola arus lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan warga.

“Kegiatan ini sangat membantu kelancaran lalu lintas dan meningkatkan standar keselamatan. Ini lebih efisien, lebih murah, dan pastinya lebih aman,” ujar Irawan.

Menutup kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengimbau para pemudik untuk menjaga kesehatan, ketertiban, dan toleransi selama berada di kampung halaman. Warga juga diminta tertib berlalu lintas serta menjaga kerukunan antarumat beragama menjelang perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 dan Idulfitri pada 20–21 Maret 2026.

Quote