Jakarta, Gesuri.id - Senyum semringah menghiasi wajah 153 warga perantauan asal Kabupaten Banyumas dan Cilacap yang menetap di wilayah Jabodetabek.
Mereka yang tergabung dalam Paguyuban Perantau Banyumas-Cilacap Jabodetabek ini akhirnya bisa bernapas lega karena resmi diberangkatkan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Idulfitri 1447 H.
Perjalanan pulang kampung ini terwujud berkat program Mudik Gratis yang diinisiasi langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto.
Prosesi pelepasan rombongan pemudik ini dilangsungkan dengan suasana hangat di kawasan pelataran parkir Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/3/2026) tepat pukul 09.00 WIB.
Pihak penyelenggara telah menyiagakan total enam armada kendaraan, yang terdiri dari bus dan mobil elf, guna mendistribusikan para perantau ke berbagai titik tujuan.
Rute pemberhentian mencakup kawasan Purwokerto, Maos, Adipala, Wangon, Ajibarang, Jatilawang, Buntu, hingga pusat wilayah Cilacap Kota.
Di sela-sela sambutannya, politisi dari Fraksi PDI Perjuangan yang akrab disapa Mas Adi ini menekankan bahwa agenda mudik tidak boleh hanya dipandang sebagai ritual tahunan semata, melainkan memiliki esensi kultural yang sangat mendalam.
"Mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga perjalanan untuk kembali berkumpul dengan keluarga, mempererat silaturahmi, serta menyambung rasa dengan tanah kelahiran di Banyumas dan Cilacap," ujar wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banyumas-Cilacap tersebut di hadapan para peserta.
Lewat fasilitas mudik tanpa biaya ini, Mas Adi berharap bisa memberikan jaminan kenyamanan serta kemudahan mobilitas bagi para perantau yang sudah ia anggap layaknya keluarga besar.
"Kami ingin sedulur semua dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta," tambahnya.
Guna memastikan penyaluran kuota kursi yang adil dan tepat sasaran, proses pendataan peserta sepenuhnya diserahkan kepada jajaran pengurus Paguyuban Perantau Banyumas-Cilacap Jabodetabek.
Memanfaatkan momen pelepasan tersebut, Adisatrya turut memberikan wejangan agar seluruh penumpang senantiasa menjaga kondisi fisik, merawat kebersamaan, serta mematuhi ketertiban selama menempuh perjalanan darat.
"Saya juga menitipkan salam hangat untuk keluarga panjenengan semua di Banyumas dan Cilacap. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, keselamatan, umur panjang, dan rezeki yang berkah. Aamiin," tuturnya.
Ia pun sangat berharap tradisi baik melalui program mudik gratis ini bisa terus dipertahankan dan diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya.
"Mohon doanya, agar kegiatan mudik lebaran gratis ini insya Allah bisa kami laksanakan setiap tahunnya," pungkas Adisatrya.
Diiringi lantunan basmalah, deretan kendaraan yang mengangkut para pemudik akhirnya resmi diberangkatkan, diwarnai lambaian tangan serta panjatan doa dari para kerabat yang turut mengantar di lokasi.
Sebagai informasi tambahan, sebelum mengeksekusi Program Mudik Gratis ini, Adisatrya juga telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan bahan pokok bagi 300 perantau asal Banyumas dan Cilacap yang bermukim di Jabodetabek.
Agenda sosial yang mengusung tema “Berbagi Berkah Ramadhan 1447 H” tersebut sukses diselenggarakan di kawasan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu (7/3/2026) lalu.
Tak berhenti sampai di situ, kepedulian Adisatrya juga menjangkau masyarakat di wilayah pemilihannya secara langsung.
Ia tercatat telah mendistribusikan ratusan ribu paket sembako kepada tak kurang dari 150.000 penerima manfaat yang tersebar di pelosok Kabupaten Banyumas dan Cilacap.

















































































