Ikuti Kami

Reses di Wonosobo, Sofwan Dedy Ardyanto Laporkan Program dan Serap Aspirasi Desa

“Selain melaporkan aspirasi yang telah di realisasikan, saya juga menyampaikan program yang akan dilakukan pada tahun 2026."

Reses di Wonosobo, Sofwan Dedy Ardyanto Laporkan Program dan Serap Aspirasi Desa
Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI, Sofwan Dedy Ardyanto, melaksanakan kegiatan reses di Resto Ngaglik Ngawen, Wonosobo.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI, Sofwan Dedy Ardyanto, melaksanakan kegiatan reses di Resto Ngaglik Ngawen, Wonosobo, dengan fokus menjalin komunikasi langsung serta melaporkan program yang telah dijalankan kepada masyarakat.

“Selain melaporkan aspirasi yang telah di realisasikan, saya juga menyampaikan program yang akan dilakukan pada tahun 2026. Ini saya lakukan agar para Kepala Desa dan elemen masyarakat tahu program saya di tahun 2026 ini,” kata Sofwan, dikutip Sabtu (2/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Sofwan menjelaskan bahwa reses menjadi sarana penting untuk menyampaikan capaian program pembangunan tahun 2025 sekaligus merencanakan program ke depan. Ia juga memastikan bahwa seluruh program pembangunan infrastruktur yang telah berjalan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya memang menekankan program pembangunan yang dijalankan harus baik. Tidak boleh acak-acakan yang berdampak pada masalah hukum. Pekerjaan bagus, laporan bagus dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, prioritas pembangunan disusun berdasarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat. Untuk memastikan sinkronisasi, ia secara aktif berkoordinasi dengan kementerian terkait dan pemerintah daerah.

Sofwan juga menekankan pentingnya pengumpulan aspirasi secara sistematis melalui database. Dalam kegiatan reses tersebut, para kepala desa diminta menyampaikan daftar program prioritas untuk jangka waktu tiga hingga empat tahun ke depan.

“Saya pakai pola, para Kades menyampaikan list program untuk tiga sampai empat tahun ke depan. Sehingga tidak perlu tiap tahun mengusulkan. Ini saya kira lebih simpel dan efektif,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa sistem database tersebut akan mempercepat proses realisasi program, terutama jika telah selaras dengan program kementerian dan pemerintah daerah.

“Usulan-usulan itu dimasukkan ke database. Nanti bila sinkron dengan program di kementerian dan pemerintah daerah ini nanti cepet (terealisasi),” ujarnya.

Lebih lanjut, Sofwan menilai bahwa sosialisasi program dan mekanisme pengusulan sangat penting agar kepala desa memahami proses pengajuan serta peluang realisasi program dari pemerintah pusat.

“Dengan saya reses ini, Kepala Desa ini paham program apa yang bisa diusulkan dan diperjuangkan oleh kami selaku anggota Komisi V DPR RI Dapil Jateng VI. Bahkan Kades menyampaikan bahwa usulan itu harus sesuai dengan Musreng Bangdes sehingga cocok dan sinkron dengan program desa,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa komunikasi langsung dengan kepala desa menjadi kunci agar kebijakan pembangunan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Komunikasi langsung dengan para Kepala Desa sangat penting agar kebijakan pembangunan dapat tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput,” tuturnya.

Selain itu, Sofwan menyoroti peran strategis Komisi V DPR RI dalam memperjuangkan program infrastruktur, transportasi, perumahan, serta pembangunan daerah tertinggal. Ia menilai masukan dari kepala desa sangat dibutuhkan dalam menentukan prioritas pembangunan.

“Karena itu, masukan dari Kepala Desa sangat dibutuhkan untuk menyusun prioritas pembangunan di wilayah Wonosobo dan sekitarnya. Program pembangunan yang saya jalankan harus sesuai dengan kebutuhan yang ada di masyarakat,” cetusnya.

Melalui agenda reses ini, ia berharap sinergi antara DPR, kementerian, dan pemerintah daerah semakin kuat, sehingga berbagai usulan dari desa dapat direalisasikan lebih cepat dan tepat sasaran.

“Agenda ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Fraksi PDI Perjuangan dalam memastikan bahwa pembangunan nasional benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa,” pungkasnya.

Quote