Ende, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Ende menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi yang tersebar di 30 desa pada sembilan kecamatan di Kabupaten Ende, Selasa (18/8/2026).
Aksi sosial ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian partai untuk meringankan beban masyarakat di wilayah guncangan Flores tersebut.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende, Vinsensius Sangu, mengungkapkan bahwa sembilan kecamatan yang menerima bantuan tersebut meliputi Maukaro, Wewaria, Maurole, Kotabaru, Nangapanda, Ende, Detusoko, Ndona, dan Kelimutu.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Dari sembilan wilayah itu, empat kecamatan tercatat mengalami dampak paling parah, yakni Maukaro, Wewaria, Maurole, dan Kotabaru.
"Karena itu, distribusi bantuan diprioritaskan kepada masyarakat yang berada di wilayah paling terpapar dan membutuhkan penanganan cepat," ujar Vinsensius.
Dalam aksi kemanusiaan ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende menyalurkan sejumlah paket bahan pokok (sembaok) dan kebutuhan dasar, antara lain:
- Beras: 1.500 kilogram (1,5 ton)
- Telur Ayam: 2.500 butir
- Minyak Goreng: 1.000 botol merek Bimoli
- Air Minum: 500 dus air kemasan merek Kelimutu
Untuk memastikan pendistribusian berjalan cepat dan merata hingga ke pelosok desa, DPC PDI Perjuangan membagi tim penyalur ke dalam tiga wilayah kerja:
- Tim Ende Bagian Barat (Kecamatan Ende dan Nangapanda): Dipimpin oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende, Hj. Selviah D. Indradewa, S.E.
- Tim Ende Bagian Tengah dan Selatan (Kecamatan Ndona, Detusoko, dan Kelimutu): Dipimpin oleh Wakil Ketua DPC Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Ferdinandus Watu, S.Fil.
- Tim Ende Bagian Utara (Kecamatan Maukaro, Wewaria, Maurole, dan Kotabaru): Dipimpin oleh Wakil Ketua DPC Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak, Cicih M. Badoda, S.H., M.H.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Vinsensius menegaskan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan bagian dari komitmen partai untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama saat terjadi musibah.
"PDI Perjuangan hadir bersama rakyat yang sedang mengalami bencana. Ini adalah bagian dari tanggung jawab moral dan politik partai untuk meringankan beban masyarakat serta memastikan semangat gotong royong tetap hidup di tengah situasi sulit," tegas Vinsensius.
Ia menambahkan bahwa penanganan dampak pascabencana memerlukan sinergi dan kolaborasi dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah, organisasi sosial, kekuatan politik, hingga masyarakat luas. PDI Perjuangan Ende pun berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan lanjutan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan.

















































































