Ikuti Kami

Yasti Soepredjo Mokoagow Bagikan 1.000 Paket Sembako dan 7 Jamaah Dapat Umrah Gratis

Ini adalah agenda BKMT Provinsi Sulawesi Utara untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat program-program BKMT ke depan.

Yasti Soepredjo Mokoagow Bagikan 1.000 Paket Sembako dan 7 Jamaah Dapat Umrah Gratis
Ketua Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sulawesi Utara yang juga Anggota Komisi V DPR RI, Yasti Soepredjo Mokoagow.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Sulawesi Utara yang juga Anggota Komisi V DPR RI, Yasti Soepredjo Mokoagow, memimpin kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama BKMT se-Sulawesi Utara di Masjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu, dikutip Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang dihadiri ribuan jamaah tersebut juga diwarnai pembagian 1.000 paket sembako kepada masyarakat serta pengundian tujuh hadiah umrah gratis bagi jamaah beruntung.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh yang hadir. Ini adalah agenda BKMT Provinsi Sulawesi Utara untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat program-program BKMT ke depan,” ujar Yasti dalam sambutannya.

Suasana di halaman hingga bagian dalam masjid tampak dipadati jamaah yang datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara. Mereka mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari silaturahmi, tausiyah, hingga menanti momen pengundian hadiah umrah.

Yasti menjelaskan, BKMT Indonesia berdiri sejak 1 Januari 1981 dan hingga kini terus berkembang dengan berbagai program yang tidak hanya bergerak di bidang keagamaan, tetapi juga sosial, budaya, dan ekonomi.

Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis dalam mendorong penguatan ekonomi mikro keluarga, khususnya bagi para ibu rumah tangga yang menjadi bagian dari jamaah.

“Majelis taklim bukan hanya tempat belajar agama, tetapi juga wadah pemberdayaan umat. Dari sini lahir banyak kegiatan yang membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Salah satu contoh nyata, lanjut Yasti, adalah program bantuan dana bergulir yang dijalankan BKMT Kota Kotamobagu bagi para anggotanya.

“Saya mengapresiasi BKMT Kotamobagu yang membuat program bantuan dana bergulir dan sampai saat ini berjalan dengan baik. Program ini sangat membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Program tersebut dinilai menjadi contoh bagaimana majelis taklim dapat berperan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui skema ekonomi mikro.

Bahkan, setelah melihat langsung catatan pengelolaan program tersebut, Yasti berkomitmen untuk menambah modal bagi program dana bergulir BKMT Kotamobagu.

“Saya sudah memeriksa catatannya dan BKMT Kotamobagu sangat bagus. Insya Allah saya akan menambah modal untuk BKMT Kotamobagu, dan mudah-mudahan BKMT kabupaten/kota lain bisa mengikuti,” tambahnya.

Selain program ekonomi, Yasti juga menekankan pentingnya kaderisasi dalam organisasi BKMT agar keberlanjutan gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat tetap terjaga.

“Berbicara soal kader, Insya Allah akan lahir banyak kader perempuan dari BKMT yang bisa berkontribusi untuk daerah dan bangsa,” ujarnya.

Ia juga menyoroti sejumlah pengurus daerah yang dinilai belum maksimal menjalankan kegiatan organisasi.

“Bagaimana kita akan diapresiasi kalau programnya tidak berjalan. Karena itu tetap semangat semuanya. Dalam syiar tidak ada kata lelah dan tidak ada kata menyerah,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Pemerintah Kota Kotamobagu, Sahaya Mokoginta yang mewakili Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib selaku tuan rumah, para ketua BKMT kabupaten/kota, serta pengurus dan anggota BKMT se-Bolaang Mongondow Raya dan Sulawesi Utara.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BKMT Sulut juga membagikan 1.000 paket sembako kepada masyarakat, khususnya para lansia dan warga kurang mampu.

Suasana semakin semarak saat pengundian hadiah umrah berlangsung. Para jamaah tampak antusias menyaksikan proses pengundian, yang disambut tepuk tangan dan doa dari peserta ketika nama pemenang diumumkan.

Sebelum kegiatan silaturahmi dan buka puasa dimulai, Yasti terlebih dahulu menyerahkan bingkisan kepada puluhan anak yatim piatu di lokasi kegiatan.

Menjelang waktu berbuka, suasana masjid semakin khidmat. Jamaah yang sejak sore mengikuti kegiatan bersama-sama memanjatkan doa sebelum akhirnya berbuka puasa dalam suasana penuh kekeluargaan di Masjid Agung Baitul Makmur Kotamobagu.

Quote