Jakarta, Gesuri.id - Bupati Banyuasin Askolani menargetkan layanan air bersih dari PDAM Tirta Betuah dapat mengalir setiap hari bagi masyarakat Banyuasin. Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyiapkan langkah revitalisasi PDAM melalui kerja sama dengan pihak ketiga.
Hal ini disampaikan Askolani saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan di Masjid Darussa'adah, dikutip Senin (9/3/2026).
"Saya dan Ibu Netta secara pribadi sangat ingin PDAM Tirta Betuah dibenahi menggunakan Anggaran Pemkab Banyuasin, namun apa ada, kita belum mampu untuk melakukannya," paparnya.
Dalam kesempatan tersebut, Askolani mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyuasin berencana melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak ketiga pada tahun 2026 sebagai upaya memperbaiki layanan PDAM Tirta Betuah.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah sebenarnya memiliki keinginan untuk membenahi PDAM menggunakan anggaran daerah. Namun keterbatasan kemampuan anggaran membuat rencana tersebut belum dapat direalisasikan.
"Setelah Lebaran, kita akan melakukan penandatangan MoU dan akan segera dilakukan perbaikan. Saya mohon doa kepada seluruh masyarakat Banyuasin agar upaya ini berjalan lancar dan insha Allah awal tahun 2027 dapat kita nikmati air PDAM setiap hari," harap orang nomor satu di Banyuasin ini.
Selain membahas rencana revitalisasi PDAM, Askolani juga berharap momentum Ramadan dapat semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat Banyuasin.
"Semoga ramadhan ini, kita juga dapat terus menambah nilai silaturahmi kita," tutupnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Darussa'adah, Hendra Gunawan, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati Banyuasin serta perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Askolani yang didampingi Kabag Kesra Sahsadiman Ralibi menyerahkan bantuan dana sebesar Rp10.000.000 untuk Masjid Darussa'adah. Selain itu juga diberikan paket sembako bagi anak yatim piatu, fakir miskin, dan kaum dhuafa, serta bantuan alat kesehatan berupa dua kursi roda dan dua tongkat untuk warga penyandang disabilitas maupun lansia.
Kegiatan Safari Ramadan kemudian ditutup dengan tausiah yang disampaikan oleh Ridwan Nawawi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya perwakilan Kapolsek Talang Kelapa AKP Samingun, Danramil Talang Kelapa Kapt. Inf. Pringgo Budi, perwakilan Baznas Banyuasin, pengurus Dewan Masjid Indonesia Banyuasin, serta para pejabat Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan tokoh agama setempat.

















































































