Ikuti Kami

Ganjar Ingatkan Kader Banteng se-Jatim: Jaga Uang Rakyat, Jangan Boros dan Korupsi!

Setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) wajib dialokasikan penuh untuk kepentingan masyarakat.

Ganjar Ingatkan Kader Banteng se-Jatim: Jaga Uang Rakyat, Jangan Boros dan Korupsi!
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Badung, Gesuri.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, memberikan peringatan keras kepada seluruh anggota fraksi partainya di DPRD agar memperketat pengawasan anggaran. 

Ia menegaskan, setiap rupiah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) wajib dialokasikan penuh untuk kepentingan masyarakat.

Pesan menohok ini disampaikan Ganjar saat memberikan arahan dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Fraksi PDI Perjuangan se-Jawa Timur. Agenda ini dihadiri oleh 319 legislator tingkat kabupaten/kota hingga provinsi di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali, Jumat (5/6).

Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP

Menurut Ganjar, salah satu marwah utama seorang legislator adalah menjadi benteng pertahanan agar keuangan daerah tidak bocor ataupun habis untuk hal-hal yang tidak produktif.

“Tugas utama kita adalah menjaga APBD. Jangan dikorupsi, jangan boros. Jaga uang rakyat agar tidak boncos dan tidak bocor,” ujar Ganjar di hadapan ratusan kader berlambang banteng moncong putih tersebut.

Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini menyoroti kondisi fiskal di sejumlah daerah yang saat ini tengah menghadapi tantangan berat. Situasi tersebut menuntut pemerintah daerah dan DPRD untuk lebih jeli dan berani menentukan skala prioritas pembangunan.

Ketika kapasitas keuangan daerah sedang terbatas, Ganjar menekankan bahwa kebijakan penganggaran tidak boleh diecer untuk program yang tidak berdampak langsung.

“Ketika posisi APBD tidak baik, maka yang harus dilakukan adalah memprioritaskan kebutuhan rakyat. Setelah itu dilakukan reprioritisasi program agar anggaran benar-benar tepat sasaran,” tuturnya.

Baca: Ganjar Bangga dengan Kualitas Bahan Aspal Karya Anak Bangsa

Secara spesifik, Ganjar menginstruksikan para anggota dewan untuk menaruh perhatian ekstra pada tiga sektor krusial dalam setiap proses penyusunan dan pengawasan anggaran, yakni:

- Pelayanan Kesehatan

- Akses Pendidikan

- Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, ia mengetuk sensitivitas sosial para legislator dalam merumuskan kebijakan publik. Kebijakan yang lahir dari rahim PDI Perjuangan, menurutnya, harus selalu berpihak pada kelompok rentan dan masyarakat bawah.

Menutup arahannya, Ganjar mengingatkan pentingnya menjaga soliditas internal partai. Ia meminta seluruh legislator memperkuat sinergi dengan lembaga pemerintahan terkait demi mempercepat solusi atas keluhan dan persoalan nyata yang dihadapi oleh masyarakat di lapangan.

Quote