Ikuti Kami

Rokhmin Dahuri: Iman dan Taqwa Kunci Membangun Dunia yang Damai, Adil, dan Sejahtera

Kunci sejati kebahagiaan dan kesuksesan hidup, baik di dunia maupun akhirat, terletak pada dua hal fundamental: Iman dan Taqwa.

Rokhmin Dahuri: Iman dan Taqwa Kunci Membangun Dunia yang Damai, Adil, dan Sejahtera
Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Sc.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Rektor Universitas UMMI Bogor, Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Sc., menegaskan kebahagiaan sejati dan kesuksesan hidup, baik di dunia maupun di akhirat, tidak ditentukan oleh harta, jabatan, atau popularitas, melainkan oleh kualitas iman dan taqwa kepada Allah SWT.

“Kunci sejati kebahagiaan dan kesuksesan hidup, baik di dunia maupun akhirat, terletak pada dua hal fundamental: Iman dan Taqwa kepada Allah SWT,” ujar Prof. Rokhmin Dahuri, dikutip TVRIWORLD, Selasa (3/2).

Menurut Guru Besar Fakultas Kelautan dan Perikanan IPB University itu, kebahagiaan bukan semata-mata buah dari kekayaan, kekuasaan, ataupun ketenaran, tetapi lahir dari kedekatan spiritual dan ketaatan kepada Sang Pencipta. Ia menilai, di tengah derasnya arus materialisme dan krisis moral global, manusia perlu kembali menjadikan nilai-nilai ilahi sebagai pegangan hidup.

Prof. Rokhmin menjelaskan, pandangannya tersebut bukan sekadar retorika, melainkan berpijak pada tiga landasan kokoh, yakni dalil naqli (wahyu ilahi), dalil aqli (akal sehat), serta fakta empiris dalam sejarah peradaban manusia.

Beliau menegaskan, orang yang beriman dan bertakwa akan selalu menemukan cahaya di tengah gelap, jalan keluar di tengah kebuntuan, serta ketenangan di tengah badai kehidupan. Hal itu merupakan janji Allah SWT yang tidak pernah ingkar.

“Di antaranya adalah jalan keluar dari kesulitan, rezeki dari arah yang tak disangka-sangka, kemudahan dalam urusan, kecukupan hidup, ampunan atas dosa, dan pahala yang berlipat ganda,” ujarnya.

Ia merujuk firman Allah SWT dalam QS. At-Talaq ayat 2–5 dan QS. Al-A’raf ayat 96 yang menegaskan bahwa siapa pun yang bertakwa akan diberi jalan keluar dari kesulitan, rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka, serta kemudahan dalam setiap urusan.

“Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (QS. At-Talaq: 2–3)

“Ini bukan sekadar teori, melainkan janji yang nyata,” tegas Prof. Rokhmin Dahuri.

Dari sisi rasional, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001–2004 itu menyampaikan bahwa ajaran Islam yang bersumber dari Allah SWT selalu mengarah pada kemaslahatan umat. Ketaatan terhadap perintah-Nya akan melahirkan ketenangan batin, keharmonisan sosial, dan keberkahan hidup, sementara pelanggaran terhadap nilai-nilai ilahi justru memicu kerusakan, konflik, dan penderitaan.

“Akal sehat manusia pun dapat memahami bahwa hidup dalam koridor iman dan taqwa adalah pilihan paling bijak dan berfaedah,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sejarah telah membuktikan kejayaan peradaban Islam ketika umat mengamalkan ajaran Islam secara kaffah. Masa keemasan Islam pada era Abbasiyah, Andalusia, hingga Kesultanan Utsmaniyah menunjukkan bahwa iman dan taqwa mampu melahirkan masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera.

“Masa keemasan Islam di era Abbasiyah, Andalusia, dan Kesultanan Utsmaniyah menjadi bukti nyata bahwa iman dan taqwa mampu melahirkan masyarakat yang maju, adil, dan sejahtera. Ilmu pengetahuan, seni, ekonomi, dan tata kelola pemerintahan berkembang pesat di bawah naungan nilai-nilai Islam,” tuturnya.

Prof. Rokhmin yang juga Anggota Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI menegaskan, mengikuti aturan Sang Pencipta secara akal sehat pasti membawa kebaikan dalam kehidupan manusia.

“Hidup dalam koridor iman dan taqwa membuat hati tenang, pikiran jernih, dan langkah penuh arah. Sebaliknya, melanggar aturan hanya menjerumuskan pada kerugian dan penyesalan,” sebutnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya umat Islam, untuk kembali menjadikan iman dan taqwa sebagai fondasi utama dalam menjalani kehidupan di tengah tantangan zaman.

“Iman dan taqwa bukan hanya jalan menuju surga, tetapi juga kunci untuk membangun dunia yang damai, adil, dan sejahtera,” pungkasnya.

Quote