Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi dedikasi relawan Pemadam Kebakaran Bakti 28 yang selama ini aktif membantu masyarakat dalam penanganan kebakaran dan berbagai kegiatan kemanusiaan di Kota Pontianak dan sekitarnya.
Apresiasi tersebut disampaikan Krisantus saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-5 Damkar Bakti 28 di Posko Damkar Bakti 28, Kecamatan Pontianak Utara, Minggu (17/5).
Krisantus mengatakan keberadaan relawan pemadam kebakaran swasta sangat membantu pemerintah daerah, terutama dalam menangani musibah kebakaran yang kerap terjadi di kawasan perkotaan.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
“Sampai bulan April ini sudah terjadi sekitar 20 kasus kebakaran di Kota Pontianak. Kebakaran tidak pernah memberi tahu kapan akan terjadi, sehingga keberadaan pemadam kebakaran sangat penting membantu masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para donatur yang selama ini mendukung operasional Damkar Bakti 28. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada para donatur tetap yang telah membantu operasional Damkar Bakti 28 selama lima tahun ini. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi kegiatan penyelamatan masyarakat,” katanya.
Krisantus menilai tugas anggota pemadam kebakaran memiliki risiko tinggi karena tidak hanya memadamkan api, tetapi juga membantu berbagai situasi darurat lainnya di tengah masyarakat.
“Tugas mereka sangat mulia. Kadang membantu evakuasi, penyelamatan warga, hingga berbagai kondisi darurat lainnya,” tuturnya.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Ketua Damkar Bakti 28, Tjhin Djie Sen, mengatakan pihaknya bersyukur organisasi tersebut masih dapat terus hadir melayani masyarakat sejak berdiri pada 2021 lalu. Menurutnya, keberlangsungan operasional Damkar Bakti 28 tidak terlepas dari dukungan para donatur dan relawan.
“Selama ini operasional kami didukung para donatur. Kami bersyukur Damkar Bakti 28 masih bisa terus membantu masyarakat Kota Pontianak maupun daerah sekitarnya,” ujarnya.
Ia berharap adanya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan sarana dan prasarana pemadam kebakaran, terutama armada dan perlengkapan keselamatan kerja bagi anggota.
“Sebagian besar unit kendaraan kami merupakan mobil lama. Selain itu, anggota juga membutuhkan perlengkapan keselamatan karena pekerjaan ini memiliki risiko tinggi,” katanya.

















































































