Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Maria Yohana (MY) Esti Wijayati mengatakan untuk penanganan di SMPN 3 Manggis, pihaknya merekomendasikan kepada pemerintah untuk menormalisasi aliran Sungai Betel agar air tak terus meluap dan mengancam bangunan sekolah.
"Untuk SMPN 3 Manggis tidak akan selesai kalau hanya ditangani dengan membangun tembok berbatasan dengan Sungai Betel. Sungai Betel mesti dinormalisasi, perlu koordinasi dengan Kementerian PUPR," ujar Esti Wijayati.
Agar normalisasi sungai bisa berjalan, maka Komisi X akan berkoordinasi dengan Komisi V DPR RI yang membidangi. Sedangkan untuk SMPN 3 Bebandem memerlukan gerak cepat, kolaborasi antara Pemkab Karangasem, Pemprov Bali, dan pemerintah pusat, untuk menyelamatkan sekolah tersebut.
Baca: Ganjar Pranowo Tegaskan Marsinah Lebih Layak
"Karena ada penambangan ilegal itu, menyebabkan sekolah tersebut semakin tergerus. Penambangan itu penyebab amblesnya sekolah secara perlahan," katanya.
Penambangan menurutnya harus dihentikan, dan bangunan sekolah diperbaiki. Hal sama juga diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI asal Dapil Bali, I Nyoman Parta. Ia mengatakan penambangan ilegal itu penyebab amblesnya bangunan sekolah.
"Jalan satu-satunya hentikan galian C ilegal itu, selamatkan sekolah. Kalau terus tebing digali, sekolah tidak aman dan akan terus tergerus," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini.
Rombongan Komisi X DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua MY Esti Wijayati ini disertai 14 anggotanya, yakni I Nyoman Parta, Once Mekel, Karmila Sari, Ashraff Abu, Agung Widyantoro, Ali Zamroni, La Tinro La Tunrung, Lestari Moerdijat, Eva Stevany Rataba, H Andi Muawiyah Ramly, H Dedi Wahidi, Reni Astuti, Varrel Bramasta, dan Bramantyo Suwondo.
Baca: Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan
Juga hadir Sekretaris Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Muhammad Yusro, Plt Irjen Kemendiktisaintek Nursyarifah, dan undangan lainnya.
Sedangkan dari jajaran Pemkab Karangasem hadir Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Sekda I Ketut Sedana Merta, Ketua DPRD I Wayan Suastika, Kajari Karangasem Shinta Ayu Dewi Raden Roro, Dandim Letkol Inf Gurbasa Samosir dan lainnya. Rombongan awalnya mengunjungi SMPN 3 Manggis di Banjar Kelod, Desa Antiga, Kecamatan Manggis, yang tembok panyengkernya jebol saat banjir, Kamis (11/12). Banjir akibat air Sungai Betel meluap ini menyebabkan sekolah terendam, sampah dan lumpur masuk halaman sekolah.
Kemudian rombongan lanjut ke Objek Wisata Taman Sukasada Ujung di Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, SMPN 3 Bebandem di Banjar Butus, Desa Bhuana Giri, Kecamatan Bebandem, yang bangunannya mulai tergerus karena adanya galian C ilegal di sisi timur. Untuk diketahui Komisi X DPR RI membidangi Pendidikan, Kebudayaan, Sains dan Teknologi (Ristek), Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, Olahraga, dan Perpustakaan. 7 k16

















































































