Jakarta, Gesuri.id - Bupati Ngawi yang juga kader PDI Perjuangan Ony Anwar Harsono menegaskan integritas ASN tidak bisa dibentuk secara instan.
Ony berharap budaya antirasuah di lingkungan ASN semakin mengakar.
Untuk itu, lanjutnya, Pemkab Ngawi terus berupaya meningkatkan indeks survei penilaian integritas (SPI).
Pada Selasa (26/8), bupati bersama jajaran aparatur sipil negara (ASN) mengikuti sosialisasi penguatan budaya antikorupsi.
Menurut Ony, edukasi pemahaman undang-undang serta pembiasaan perilaku antikorupsi harus dilakukan berkelanjutan.
"Tidak bisa sekali selesai, tetapi harus terus diingatkan dan dibiasakan," ujarnya, dikutip dari radarmadiun.co, Kamis (27/8).
Upaya pencegahan korupsi disebut Ony membutuhkan sinergi dan kolaborasi banyak pihak.
Sebelumnya, pemkab telah menggandeng BPK, BPKP, KPK, kejaksaan, dan kepolisian.
"Evaluasi dan monitoring dari lembaga terkait adalah bentuk penyelamatan agar tidak terjadi kesalahan lebih jauh," jelasnya.