Ikuti Kami

Rudianto Tjen Tekankan Pentingnya Sinergi Wartawan dan Stakeholder Pariwisata Belitung

Tjen: Saya selalu mendapatkan banyak informasi dari teman-teman wartawan, mulai dari kebutuhan masyarakat hingga persoalan di daerah.

Rudianto Tjen Tekankan Pentingnya Sinergi Wartawan dan Stakeholder Pariwisata Belitung
Anggota Komisi l DPR RI, Rudianto Tjen.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi l DPR RI, Rudianto Tjen, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, partai politik, dan wartawan dalam mendorong kebangkitan sektor pariwisata Belitung, terutama melalui pembukaan penerbangan internasional langsung dari Singapura ke Belitung. 

Hal itu disampaikan Rudianto saat menggelar jumpa pers bersama insan pers di Kondjie Bintang, Jalan Krejan Kebun Jeruk, Tanjungpandan, Belitung, dikutip Sabtu (9/5/2026).

“Saya selalu mendapatkan banyak informasi dari teman-teman wartawan, mulai dari kebutuhan masyarakat hingga persoalan di daerah. Karena itu saya minta hubungan yang baik dan komunikasi yang intens terus dijaga,” ujar Rudianto.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Anggota DPD RI Bahar Buasan, Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Taufik Rizani, Ketua DPRD Belitung Vina Cristyn Ferani, anggota Komisi I DPRD Belitung sekaligus Ketua Fraksi DPRD Belitung Wahyudi Wirayudha, serta sejumlah tokoh dan wartawan di Belitung.

Menurut Rudianto, peran wartawan sangat penting sebagai penyambung informasi masyarakat sekaligus mitra strategis dalam pembangunan daerah. 

Ia menilai komunikasi yang baik antara media, pemerintah, dan para pemangku kepentingan harus terus dijaga agar berbagai persoalan masyarakat dapat cepat ditangani bersama.

Ia juga meminta para pimpinan DPRD dan jajaran partai politik lebih aktif turun langsung ke masyarakat untuk mendengar aspirasi dan persoalan yang dihadapi warga.

“Kalau ada persoalan di masyarakat, paling tidak kita bisa bersama-sama membantu menyelesaikannya. Ketua DPRD juga harus sering mendengar suara masyarakat dan membangun komunikasi,” ucapnya.

Selain membahas sinergi dengan media dan stakeholder daerah, Rudianto turut menyoroti perkembangan sektor pariwisata Belitung. 

Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Belitung yang dinilai berani membuka akses penerbangan internasional langsung dari Singapura demi meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Belitung yang sudah berupaya meningkatkan pariwisata dengan melobi penerbangan dari Singapura. Ini ide yang sangat brilian,” ungkapnya.

Meski memberikan apresiasi, politikus PDI Perjuangan itu mengingatkan masih ada sejumlah evaluasi yang perlu dilakukan, khususnya terkait jadwal penerbangan yang dinilai kurang ideal bagi wisatawan.

“Kalau penerbangan dari Singapura terlalu pagi, tentu wisatawan harus berangkat ke bandara sejak dini hari. Ini perlu dinegosiasikan ulang supaya penumpang lebih banyak dan wisatawan lebih nyaman datang ke Belitung,” jelasnya.

Rudianto berharap pembukaan penerbangan internasional tersebut dapat menjadi titik awal kebangkitan pariwisata Belitung dan Belitung Timur seperti saat daerah itu sempat dikenal luas melalui novel dan film Laskar Pelangi.

“Kita pernah merasakan bagaimana Belitung dikenal luas karena pariwisatanya. Harapan saya, dari langkah kecil ini Bangka Belitung bisa menjadi pusat pariwisata Indonesia bagian barat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rudianto juga mendorong pemerintah daerah agar tidak hanya bergantung pada APBD untuk mendukung keberlangsungan penerbangan internasional tersebut. Menurutnya, dukungan dapat diperkuat melalui kerja sama dengan dunia usaha, hotel, dan pemanfaatan program CSR perusahaan.

“Kalau perlu kita cari CSR perusahaan-perusahaan di sini untuk mendukung penerbangan ini. Hotel-hotel juga harus ikut berkontribusi karena ini kepentingan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenyamanan wisatawan harus menjadi perhatian utama agar sektor pariwisata Belitung mampu bersaing dengan destinasi lain. Karena itu, fasilitas bandara hingga pelayanan wisata perlu terus dievaluasi dan ditingkatkan.

“Apapun yang bisa mempermudah wisatawan datang dan pulang, semua fasilitas kenyamanan itu harus dievaluasi dan diperbaiki,” pungkasnya.

Quote