Ikuti Kami

Tarling di Medan Satria, Tri Adhianto Soroti Penertiban Galian Fiber Hingga Program Bekasi Keren

Melalui Tarling, kami bisa bersilaturahmi sekaligus menyosialisasikan program prioritas yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Bekasi

Tarling di Medan Satria, Tri Adhianto Soroti Penertiban Galian Fiber Hingga Program Bekasi Keren
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) pada malam ke-10 Ramadan di Masjid Asy-Syuhada, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria. Foto: Ist/Gobekasi.id

Bekasi, Gesuri.id - Wali Kota Bekasi yang juga politisi PDI Perjuangan Tri Adhianto melaksanakan Tarawih Keliling (Tarling) pada malam ke-10 Ramadan di Masjid Asy-Syuhada, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria.

Menurut Tri, Tarling menjadi ruang efektif bagi pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat sebab kegiatan ini telah terjadwal dan berbeda dengan inspeksi mendadak (sidak) maupun kunjungan wilayah biasa.

“Melalui Tarling, kami bisa bersilaturahmi sekaligus menyosialisasikan program prioritas yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Bekasi,” ujarnya, Sabtu (28/02).

Salah satu isu yang disorot dalam kesempatan tersebut adalah penertiban galian fiber optic yang banyak dikeluhkan warga. 

Tri menyebut laporan masyarakat yang masuk melalui media sosial langsung ditindaklanjuti dengan peninjauan lapangan hingga penghentian pekerjaan di lokasi yang bermasalah.

Ia menegaskan sesuai arahan Gubernur Jawa Barat, perusakan jalan yang telah dibangun dan kemudian digali tanpa penanganan sesuai ketentuan dapat diproses secara hukum. 

Pemerintah Kota Bekasi, kata dia, tidak akan ragu melaporkan pelanggaran yang merusak fasilitas umum kepada aparat penegak hukum.

Menurut Tri, langkah tersebut dilakukan demi menjaga kualitas infrastruktur dan kelancaran mobilitas warga. Galian yang tidak ditangani dengan baik kerap membuat jalan kembali rusak meski sebelumnya telah diperbaiki.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan Tarling kerap menjadi sarana warga menyampaikan aspirasi dan keluhan secara langsung. Hal itu, menurutnya, justru memudahkan pemerintah untuk segera meninjau dan menindaklanjuti persoalan di lapangan.

Dalam kesempatan yang sama, Tri memaparkan harapan terhadap program dana hibah RW bertajuk “Bekasi Keren”. Program ini diharapkan mampu memperkuat peran RT dan RW dalam membantu lurah serta camat menjaga ketertiban dan kualitas lingkungan.

Quote