Jakarta, Gesuri.id – Anggota Komisi VIII DPR RI, Matindas J. Rumambi, mengingatkan pemerintah untuk meningkatkan kesiapan dalam memitigasi dampak ganda fenomena El Nino dan ketidakpastian geopolitik global.
Kombinasi kedua faktor ini dinilai menjadi ancaman serius bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat kelas bawah.
Dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI baru-baru ini, Matindas mendesak Kementerian Sosial (Kemensos) untuk segera memutakhirkan Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTKS) secara real-time.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Menurut legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, pemutakhiran data sangat krusial guna memastikan distribusi bantuan sosial (bansos) tepat sasaran, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan ekstrem.
"El Nino memicu gagal panen yang berdampak pada lonjakan harga kebutuhan pokok. Negara harus hadir menjamin daya beli masyarakat tetap terjaga melalui intervensi bantuan yang adaptif terhadap fluktuasi harga pangan di pasar," ujar Matindas dalam rilis resmi yang diterima TribunPalu.com, Rabu (13/5).
Selain faktor iklim, Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah ini juga menyoroti konflik global yang mengganggu rantai pasok energi dan pupuk dunia. Kenaikan biaya produksi global akibat krisis tersebut diprediksi dapat memicu munculnya angka kemiskinan baru di berbagai daerah jika tidak segera diantisipasi.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Terkait mitigasi bencana fisik, Matindas meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memperkuat resiliensi komunitas melalui program Desa Tangguh Bencana (Destana).
"Kita tidak boleh hanya bersikap reaktif saat bencana melanda. Program Destana harus diperkuat agar dampak sosial dan ekonominya tidak meluas ke mana-mana," tegasnya.
Menutup pernyataannya, Matindas berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan anggaran yang berorientasi pada perlindungan rakyat kecil di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian

















































































