Ikuti Kami

Gerindra Ngebet Koalisi? Pilpres 2024 Masih Dinamis

"Ya memang selama ini kerjasama baik, komunikasi juga baik. Dinamis (koalisi Pilpres 2024)".

Gerindra Ngebet Koalisi? Pilpres 2024 Masih Dinamis
Ilustrasi. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menerima Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani dan rombongan, di Kantor pusat DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/8/2021). (Istimewa)

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira mengungkapkan, kerja sama PDI Perjuangan-Gerindra sejauh ini memang sudah baik. Tetapi, untuk koalisi Pilpres 2024 masih dinamis.

Baca: Tim Gubernur Anies Diminta Jangan Gerogoti APBD

"Ya memang selama ini kerjasama baik, komunikasi juga baik. Dinamis (koalisi Pilpres 2024)," kata anggota Komisi X DPR ini, Selasa (30/11).

Hal itu dikatakannya terkait Partai Gerindra membuka peluang koalisi dengan PDI Perjuangan dalam kerja sama politik ke depan.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani berbicara mengenai kepentingan Partai Gerindra pada Pemilu 2024 di Provinsi Jawa Tengah. Dia mengatakan, Jawa Tengah adalah provinsi yang memiliki geopolitik yang khas.

Ia menilai, sejak Pemilu 1999 sampai 2019, PDI Perjuangan selalu mendominasi Jateng sebagai pemenang pemilu. Berbeda dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa yang selalu bergantian pemenangnya dalam setiap pemilu.

Untuk itu, Muzani meminta agar Partai Gerindra belajar dengan PDI Perjuangan tentang cara mempertahankan kepercayaan rakyat seperti yang terjadi di Jawa Tengah.

Hal itu disampaikannya di Semarang, Minggu (28/11) saat peresmian kantor DPC Gerindra Kota Semarang yang juga dihadiri oleh pengurus DPD PDI Perjuangan Jateng dan juga DPC PDI Perjuangan Kota Semarang.

Baca: Megawati Instruksikan Seluruh Kader Waspadai Varian Omicron

Termasuk sejumlah elite Partai Gerindra seperti Waketum Sugiono, Ketua OOK DPP Prasertyo Hadi, Ketua DPD Jateng Abdul Wachid, dan sejumlah DPR RI Gerindra dari dapil Jateng.

"Gerindra Jateng harus belajar dari bagaimana PDI Perjuangan Jateng mengelola kepercayaan rakyat sehingga selalu menang dalam setiap pemilu. Kita pernah mengalami fase naik turun dalam hubungan dengan PDI Perjuangan. Kita pernah bekerjasama pada tahun 2009, lalu 2014 berpisah karena Gerindra oposisi. Dan kini kembali bersama dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Dan ke depan kita ingin bekerjasama lagi untuk membesarkan dan membangun Indonesia," kata Muzani. Dilansir dari merdekacom.

Quote