Ikuti Kami

Mahfud MD Ceritakan Nasihat Gus Dur terkait Kebimbangan Soeharto

Mahfud mengawali ceritanya saat ditunjuk Gus Dur menjadi Menteri Pertahanan RI tahun 2000-2001.

Mahfud MD Ceritakan Nasihat Gus Dur terkait Kebimbangan Soeharto
Cawapres Mahfud MD dan Gus Dur.

Jombang, Gesuri.id - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengisahkan petuah Gus Dur yang mengambil cerita Presiden Soeharto.

Mahfud mengawali ceritanya saat ditunjuk Gus Dur menjadi Menteri Pertahanan RI tahun 2000-2001. Saat itu dia menyampaikan keresahannya kepada Gus Dur bahwa dirinya tidak pernah menjadi tentara, apalagi harus disuruh memimpin upacara atau baris-berbaris.

"Ya belajarlah. Saya juga enggak pernah jadi presiden akhirnya bisa," ujar Mahfud menirukan jawaban Gus Dur, Sabtu (6/1/2024) malam.

Barulah cawapres pasangan Ganjar Pranowo ini mengisahkan pengalamannya menangani masalah Atambua. Kala itu Mahfud mengalami kebimbangan karena menghadapi pendapat berbeda dari Amerika Serikat, negara-negara ASEAN, serta para pakar. Maka dia meminta petunjuk dari Gus Dur.

Saat itulah Gus Dur bercerita kepada Mahfud tentang kebimbangan Presiden Soeharto. Dalam cerita Gus Dur, Soeharto punya 2 ajudan tentara yang berprinsip melangkah harus mendulukan kaki kiri. Sedangkan ajudan yang ustaz berprinsip segala sesuatu harus dimulai dari kanan sesuai ajaran Nabi Muhammad SAW.

Nah, suatu saat Presiden Soeharto dan istrinya hendak bepergian. Sang istri lebih dulu masuk ke dalam mobil. Giliran Soeharto akan masuk ke mobil, ia ditegur ajudannya. Sebab, ajudan yang tentara menghendaki presiden masuk ke mobil dengan kaki kiri dulu. Sedangkan ajudan yang ustaz ingin kaki kanan dulu.

"Kemudian Bu Tin turun dari mobil. Didorong masuklah Pak Harto ke dalam mobil. Artinya apa, kamu jangan suka dibingungkan pendapat orang yang berbeda-beda. Oleh sebab itu harus ambil keputusan. Itulah tanggung jawab pemimpin. Gus Dur ndak pernah menggunakan jabatannya ambil keuntungan. Indonesia belum tentu 100 tahun lagi mempunyai pemimpin seperti Gus Dur," katanya.

Menariknya lagi, Mahfud menyebut bahwa motivasinya menjadi cawapres Ganjar tak lepas dari wasiat Gus Dur. Yakni fokus memperbaiki penegakan hukum di Indonesia.

Dia kembali menceritakan pengalaman hidupnya bersama presiden keempat RI itu. Menurutnya Gus Dur ingin mengangkat orang-orang yang potensial, salah satunya adalah dirinya.

"Seperti saya kan tidak ada yang tahu Mahfud Md itu siapa. Kan baru tahu sesudah diangkat Gus Dur. Ketika ada saya, ada Mba Yenny, dan Muslim Abdurrahman, beliau bilang kalau saya penting untuk penegakan hukum di negara kita. Saya anggap sebagai wasiat dari Gus Dur bahwa saya harus terus menegakkan hukum," ujarnya. (Sumber)

Quote