Ikuti Kami

Sambutan Hangat Tokoh Suku Komering kepada Tim DWGP Sumatera Selatan

Masyarakat sekarang ini ada sedikit kekecewaan karena kurangnya perhatian pemerintah.

Sambutan Hangat Tokoh Suku Komering kepada Tim DWGP Sumatera Selatan
Sambutan Hangat Tokoh Suku Komering kepada Tim DWGP Sumatera Selatan.

Sumatera Selatan, Gesuri.id - Pergerakan Relawan Dalang Wartoyo Wonge Ganjar Pranowo (DWGP) semakin meluas, setelah Beberapa daerah di Jawa Kini Giliran Luar Jawa yang terlihat geliat antusiasnya,

Informasi terkait deklarasi dan konsolidasi di berbagai daerah ini dibeberkan Kang Ibe Ketua Umum DWGP dalam sambungan telponnya dengan awak media Analis News, Selasa (3/10) pagi.

”Maluku adalah salah satu Provinsi di Sulawesi yang sudah terbentuk Koordinator Daerah (Korda) Maluku dan sudah melakukan Deklarasi dan Konsolidasi DWGP, dan belum lama ini disusul Korda Sumatera Selatan yang Diketuai Ahimsa Pramudia salah satu Tokoh muda pemerhati dan pecinta budaya yang memang mempunyai latar belakang Sarjana Ilmu sejarah” Terangnya

Dalam pergerakanya Ahimsa sebagai Ketua DWGP Sumatera Selatan berusaha merangkul dan mengajak semua lapisan masyarakat dengan memeperkenalakan Visi serta Misi DWGP hingga mengusung sosok calon pemimpin yang diyakini adalah sosok ideal untuk bangsa ini khususnya menyangkut sejarah & seni budaya..

Selain masyarakat umum, DWGP yang notabennya berawal dari wadah para seniman budayawan serta seni menyambangi tokoh-tokoh Budaya dan pelaku sejarah yang masih melestarikan budaya peninggalan leluhurnya dengan bijak, dan sampailah kepada kediaman

salah satu Tokoh Suku Komering yaitu di Kediaman Tuan Muda Rizal yang merupakan keturunan ke14 dari Moyang Tuan di pulau.

Dalam kisahnya Tuan Rizal menjelaskan Untuk Tokoh Islam berawal di daerah komering, Bisa di katakan juga Pesirah (marga untuk kepala pemerintahan pada masa Belanda) di Suku Komering dari Ulu hingga Ilir,.

Jadi dari sekilas pembicaraan dalam politik bisa disimpulkan bahwa masyarakat sekarang ini ada sedikit kekecewaan karena kurangnya perhatian pemerintah terhadap Budaya Warisan Leluhur. Sehingga menimbulkan pandangan politik yang berbeda.

Dalam hal ini mereka memiliki dua pandangan sosok pemimpin yaitu Prabowodan Ganjar Pranowo, Lalu ketika Tim DWGP menjelaskan visi dan misinya ternyata kini mereka lebih condong ke DWGP, demi untuk pengembangan Budaya dan seni Tradisional masyarakat Komering” Imbuhnya

Dalam Kunjungannya Tim DWGP disambut hangat oleh Tuan Muda Rizal, bahkan sempat juga Tim dan Ahimsa di ajak untuk Berziarah ke Salah satu Makam Kuno yang di sucikan serta di tunjukkan benda bersejarah yg bertuliskan aksara kawi kuno, untuk melihat lebih jelas sejarah dan Asal-usul suku Komering.

” Insyallah akar rumput sudah mulai bisa ke akses oleh Tim DWGP, Perwakilan Tim DWGP mengucapkan Terimaksih untuk dukungan serta Do’anya, sehingga Konsolodasi bisa berjalan dengan lancar bahkan mendapat sambutan baik” ungkap Ahimsa.

” Karena wilayah komering itu luas jadi ada penunjukan satu koordinator di 7 lokasi di sepanjang sungai komering. Jadi di 7 lokasi akan di bentuk 1 koordinator untuk mengkoordinir putra daerah di suku Komering” pungkasnya.

Quote