Ikuti Kami

Bulan Bung Karno, Sekjen PDI Perjuangan Daki Atap Sumatera dan Panjatkan Doa untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara

Hasto PDI Perjuangan Ungkap Pesan Megawati Sebelum Mendaki Gunung Kerinci: Jangan Lupa Beli Peluit.

Bulan Bung Karno, Sekjen PDI Perjuangan Daki Atap Sumatera dan Panjatkan Doa untuk Rakyat, Bangsa, dan Negara
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Kerinci, Gesuri.id - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersama sejumlah kader banteng bermoncong putih menapaki jalur menuju puncak Gunung Kerinci, gunung  tertinggi di Sumatera, Sabtu (20/6).

Dia mengatakan, kegiatan ini selain bagian dari rangkaian Bulan Bung Karno, juga medoakan keselamatan rakyat, bangsa, dan negara, serta Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bersama keluarga dan seluruh jajaran PDI Perjuangan.

“Kita memanjatkan doa demi keselamatan tanah air, dan menggelorakan rasa cinta tanah air dengan gerakan merawat pertiwi,” kata Hasto.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Dia pun sempat mengungkapkan pesan Megawati saat dirinya meminta izin mendaki Gunung Kerinci.

Hasto mengaku diminta membeli peluit sebagai alat bantu yang pentin  selama pendakian. Pesan itu berkaca dari pengalaman Megawati saat masih kuliah di Universitas Indonesia (UI).

“Waktu bertemu Ibu Megawati, saya diminta membeli peluit untuk seluruh tim pendakian. Beliau teringat akan pengalamannya waktu di UI,” cerita Hasto.

Hasto mengaku dirinya bukan seorang pendaki gunung. Namun, menurut dia, setiap tujuan dapat dicapai selama memiliki tekad dan semangat untuk menghadapi berbagai tantangan.

“Kalau kita memiliki spirit dan tujuan yang kuat, maka tantangan seberat apa pun bisa kita lewati. Itulah spirit dari Bung Karno ketika melawan kolonialisme Belanda dan spirit Ibu Megawtai ketika menghadapi rejim otoriter Orde Baru”, ungkapnya.

Dia kemudian mengenang pengalamannya saat mendaki Gunung Sanghyang di Bali. Saat itu, kakinya sempat terkilir dan bengkak hanya dalam waktu 30 menit perjalanan. Namun, ia tetap melanjutkan pendakian dengan mengingat semangat perjuangan Bung Karno dan Ibu Mega. Demikian juga saat naik Gunung Agung.

“Bila dibandingkan dengan perjuangan yang dilalui Bung Karno dalam membangun bangsa dan menghadapi berbagai tekanan, energi untuk mendaki Gunung Kerinci tidak sebanding dengan beratnya tantangan yang dihadapi Bung Karno dan Ibu Mega”, ujarnya.

Di lain sisi, sehari sebelumnya saat tiba di kabupaten Kerinci, dirinya disambut kader PDIP di tingkat DPC serta PAC. Hasto dan jajaran PDI Perjuangan dari Jakarta berbincang dengan mereka secara informal.

Hasto juga sempat mendengarkan sejumlah laporan terkait kondisi internal partai hingga berbagai kebutuhan masyarakat setempat. Dari laporan tersebut, dia berpesan kepada para kader agar terus hadir di tengah masyarakat dan memperkuat basis akar rumput.

Baca: Jangkar Baja Nilai Ganjar Pranowo Sosok Yang Otentik & Konsisten

Selain itu tetap berpegang teguh untuk membumikan ajaran Bung Karno, Pancasila 1 Juni 1945, dan Megawati Soekarnoputri.

“Partai harus turun memperkuat akar rumput. Menghadirkan partai yang betul-betul dicintai oleh rakyat dengan selalu hadir di tengah masyarakat dan memahami setiap persoalan yang mereka hadapi,” kata dia.

Selain itu, Bupati Kerinci Mohammad Noeh menyempatkan diri bertemu dengan Hasto dan mengucapkan terima kasih karena telah memilih Gunung Kerinci sebagai lokasi pendakian. Dia berharap kunjungan tersebut dapat semakin meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung ke Kerinci.

“Terima kasih Pak Hasto memilih Kerinci untuk berdoa bersama untuk negara,” jelas Noeh.

Quote