Blitar, Gesuri.id – Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kalangan penyandang disabilitas. Sikap tersebut terlihat dalam sebuah momen yang luput dari perhatian publik saat peresmian Istana Gebang, rumah masa kecil Proklamator Soekarno, di Blitar.
Politisi muda PDI Perjuangan, Muhammad Syaeful Mujab, mengungkapkan bahwa di tengah rangkaian acara peresmian yang berlangsung sehari sebelumnya, Megawati memperhatikan seorang penyandang disabilitas yang berada di sisi panggung.
"Ada satu peristiwa yang luput dari perhatian saat peresmian Istana Gebang, rumah tempat Sang Proklamator Bung Karno menghabiskan masa kecilnya di Blitar kemarin," ujar Mujab di Blitar, Selasa (16/6/2026).
Menurut Mujab, ketika pertunjukan tari mulai digelar, Megawati melihat seorang pria yang menggunakan tongkat dan memiliki keterbatasan pada salah satu kakinya berdiri di sisi kanan panggung sambil mengabadikan acara menggunakan telepon genggamnya.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Melihat hal itu, Megawati kemudian memanggil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dan memberikan isyarat agar pria tersebut diberi tempat duduk yang lebih nyaman di dekat panggung.
"Bu Mega memanggil Mas Hasto dan memberi kode agar bapak tersebut diberi kursi di sisi panggung," kata Mujab.
Menindaklanjuti arahan itu, Hasto segera mendatangi pria tersebut dan meminta petugas untuk menyediakan kursi di area dekat panggung. Pria yang diketahui bernama Agus Pristiono itu tampak terkejut sekaligus gembira atas perhatian yang diberikan kepadanya.
Dari tempat duduk yang disediakan, Agus kemudian dapat menikmati rangkaian pentas seni dan budaya yang menjadi bagian dari acara. Sesekali ia terlihat mengabadikan momen menggunakan gawainya dan mengikuti jalannya acara dengan khidmat.
Mujab menilai kepedulian Megawati terhadap penyandang disabilitas bukanlah hal yang baru. Ia mengaku pernah mendengar kisah serupa yang terjadi di kawasan Taman Suropati, tidak jauh dari kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta.
"Saat melintas di Taman Suropati, perhatian Ibu Megawati tertuju kepada seorang penyandang disabilitas. Beliau kemudian meminta ajudan untuk mencari tahu nama dan alamat orang tersebut agar bisa diberikan bantuan. Kemudian diketahui namanya Pak Saedi," ujar Mujab.

Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan karakter Megawati yang memiliki perhatian besar terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
"Pohon saja dirawat Bu Megawati, apalagi untuk kemanusiaan. Inilah keteladanan dari Ibu Megawati yang patut dicontoh," kata Mujab.
Sementara itu, Hasto Kristiyanto juga mengungkapkan contoh lain perhatian Megawati kepada penyandang disabilitas. Ia menyinggung momen saat perayaan ulang tahun ke-78 Megawati pada Januari 2025 yang dihadiri ribuan kader dalam kegiatan bimbingan teknis PDI Perjuangan.
Dalam kesempatan tersebut, Megawati memberikan potongan tumpeng kepada sejumlah peserta, termasuk seorang sinden cilik penyandang disabilitas bernama Savia.
"Ibu Megawati memberi perhatian khusus pada sinden cilik bernama Savia," ujar Hasto.
Baca: Sambut Bulan Bung Karno, Ganjar Ajak Generasi Muda

Menurut Hasto, Megawati tidak hanya menyerahkan potongan tumpeng, tetapi juga menggenggam tangan Savia dengan hangat dan mengajaknya berjoget ringan di atas panggung, menciptakan suasana penuh keakraban dan kegembiraan.
Lebih jauh, Hasto menegaskan bahwa perhatian Megawati tidak terbatas pada penyandang disabilitas semata. Ia menyebut Megawati juga dikenal memiliki kepedulian besar terhadap persoalan kesehatan masyarakat tanpa memandang latar belakang maupun pilihan politik.
"Soal kesehatan, Bu Mega tidak melihat warna politik. Beliau selalu memberi saran kepada orang yang ditemuinya atau diketahuinya sedang sakit," kata Hasto.
Menurutnya, berbagai tindakan sederhana namun penuh empati tersebut menjadi cerminan konsistensi Megawati dalam menempatkan nilai kemanusiaan sebagai bagian penting dari pengabdian dan kepemimpinannya.

















































































