Ikuti Kami

Ajak Anak Muda Tak Cuma Jadi Penonton Politik, DPD TMP Kalbar Gelar Safari "Duduk dan Diskusi"

​Kota Singkawang menjadi titik awal dimulainya safari diskusi inklusif ini.

Ajak Anak Muda Tak Cuma Jadi Penonton Politik, DPD TMP Kalbar Gelar Safari
​Ketua DPD Taruna Merah Putih Kalbar sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Melki Sedek Huang.

Jakarta, Gesuri.id  – DPD Taruna Merah Putih (TMP) Kalimantan Barat resmi menggelar rangkaian program "Duduk dan Diskusi", sebuah forum dialog yang menjembatani generasi muda dengan para pemangku kepentingan daerah. 

Mengusung tema “Anak Muda & Politik: Penonton atau Penentu Arah Bangsa”, program ini dirancang untuk mendobrak apatisme politik sekaligus mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan nasional maupun daerah.

​Kota Singkawang menjadi titik awal dimulainya safari diskusi inklusif ini. Forum tersebut menghadirkan Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, sebagai pembicara utama. Dalam paparannya, ia menggarisbawahi betapa krusialnya keterlibatan generasi muda dalam mengawal pemerintahan dan pembangunan daerah.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur 

​Ketua DPD Taruna Merah Putih Kalbar sekaligus Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Kalbar, Melki Sedek Huang, menegaskan bahwa pemuda harus berani mengambil peran strategis.

​"Anak muda jangan hanya menjadi penonton dinamika politik. Saatnya menjadi penentu arah bangsa melalui partisipasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab," tegas Melki di hadapan peserta.

​Diskusi di Singkawang berlangsung interaktif dengan keterlibatan aktif mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP) seperti HMI, GMNI, PMII, hingga berbagai komunitas lokal.

Setelah Singkawang, antusiasme serupa berlanjut di Kabupaten Landak. Forum ini kembali menyedot perhatian elemen mahasiswa, GMNI, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), serta ragam komunitas pemuda setempat.
​Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, yang hadir sebagai narasumber menyatakan bahwa pemuda adalah mitra strategis pemerintah.

​"Generasi muda adalah kunci dalam menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," tutur Karolin.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Landak, Herculanus Heriadi, mengajak pemuda untuk tidak ragu mengawal kebijakan publik serta memperkuat budaya demokrasi lewat aksi-aksi positif.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​Melki Sedek Huang kembali mengingatkan bahwa politik sejatinya adalah sarana pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, partisipasi aktif generasi muda adalah syarat mutlak untuk melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas.

​"Keterlibatan anak muda bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga kualitas demokrasi kita," tambahnya.

​Melalui program "Duduk dan Diskusi", TMP Kalbar berkomitmen untuk terus berkeliling ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Langkah ini menjadi wujud nyata dalam menyediakan ruang dialog yang sehat, terbuka, dan kolaboratif bagi generasi penerus bangsa.

Quote