Ikuti Kami

Banteng Boyolali Gelar Musyawarah Anak Cabang

Musancab menjadi momentum pembacaan surat rekomendasi dari DPD terkait penetapan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC di Boyolali.

Banteng Boyolali Gelar Musyawarah Anak Cabang
Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Joko Susilo alias Jekek.

Jakarta, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Boyolali menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di Gedung Panti Marhaen, Kamis (21/5)

Kegiatan tersebut dihadiri ribuan kader PDI Perjuangan dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting se-Kabupaten Boyolali.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Joko Susilo alias Jekek, mengatakan forum Musancab menjadi momentum pembacaan surat rekomendasi dari DPD terkait penetapan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC di Boyolali.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

“Urgensinya adalah tahapan reorganisasi partai di tingkat kecamatan, berarti di tingkat PAC. Target kami tentu ada evaluasi dalam keorganisasian 5 tahun sekali,” ujar Jekek.

Dijelaskan, proses penjaringan pengurus dimulai dari rapat PAC diperluas yang melibatkan ranting dan anak ranting untuk mengusulkan calon pengurus. Seluruh tahapan disebut telah berjalan sistematis dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Jadi, pelaksanaan Musancab serentak di Jawa Tengah dijadwalkan selesai secara bertahap hingga Selasa, 26 Mei 2026.”

Setelah tingkat kecamatan, agenda dilanjutkan ke tingkat desa dan kelurahan pada Juni minggu pertama dan kedua melalui Musran. Kemudian dilanjutkan ke tingkat dusun atau anak ranting pada Juni minggu ketiga dan keempat.

“Dinamika ke depan pasti ada, tetapi kalau rekan-rekan partai bisa menjaga kekompakan, ruang-ruang itulah yang akan diinisiasi oleh PDI Perjuangan,” katanya.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Boyolali, Susetya Kusuma Dwi Hartanta, menyebut Musancab sebagai pondasi persiapan partai ke depan. Dia menekankan pentingnya kader militan dan loyal di garda terdepan, yakni ranting dan anak ranting.

“Ini ibaratnya rumah, sebagai pondasi. Ketika pondasi ini kuat, harapan kami ke depan bisa solid, bisa menjaring seluas-luasnya konstituen yang ada di Boyolali,” ujar Susetya.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

Menurutnya, Musancab serentak menjadi momentum menjaga soliditas partai. Ia menyebut PDI Perjuangan Boyolali saat ini memiliki 36 kursi DPRD hasil Pileg 2024. Pada momentum reorganisasi kali ini, pihaknya menargetkan PDI Perjuangan Boyolali mampu meraih minimal bisa mempertahankan bahkan menambah perolehan kursi, sekaligus merebut kembali posisi di jajaran eksekutif pada Pemilu 2029.

“Target kita pokoknya kalau bisa bertahan itu ya alhamdulillah. Tapi kita harus optimis. Makanya kader-kader yang baru nanti dipilih yang benar-benar mau berjuang, tahan banting, tahan ujian,” tegasnya.

Adapun kriteria kader yang dipilih, kata Susetya, adalah mereka yang militan dan loyal. Nama-nama calon pengurus sudah diusulkan ke DPD, namun belum diumumkan dan akan dibacakan dalam forum Musancab.

Quote