Malang, Gesuri.id - Menghormati Bulan Bung Karno yang diperingati setiap Juni, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Malang menggelar ziarah ke Makam Bung Karno di Blitar, Minggu (21/6).
Tidak hanya berziarah, rombongan pengurus ini juga melakukan napak tilas sejarah ke Istana Gebang.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, S.S., menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momen untuk memanjatkan doa sekaligus merefleksikan nilai-nilai perjuangan Sang Proklamator.
"Kami merenungkan dan merefleksikan ajaran, pemikiran, serta semangat perjuangan Bung Karno sebagai Proklamator RI. Perjuangan beliau tidak gampang, sosok yang sangat luar biasa," ujar perempuan yang akrab disapa Mia tersebut.
Mia, yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Malang, berharap rekam jejak perjuangan Bung Karno dapat menjadi refleksi bersama yang terus tertanam di hati sanubari seluruh kader partai.
Setelah dari makam, rombongan melanjutkan napak tilas ke Istana Gebang. Menariknya, cagar budaya ini baru saja diresmikan pascarenovasi oleh Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, pada Senin (15/6) lalu.
Mia berharap, kunjungan ke situs bersejarah ini mampu membakar kembali semangat juang para kader di Kota Malang.
Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu
Sebagai informasi, Istana Gebang merupakan rumah masa muda Bung Karno. Di rumah inilah ia tinggal bersama kedua orang tuanya, Raden Soekemi Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai, serta kakak kandungnya, Raden Soekarmini.
Di setiap sudut rumah bersejarah inilah, gagasan awal kebangsaan, perenungan atas penderitaan rakyat, hingga watak kepemimpinan Bung Karno mulai ditempa dan dilahirkan.

















































































