Kapuas Hulu, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan sekaligus Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, memberikan pernyataan resmi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan ke-53 (10 Januari 1973 – 10 Januari 2026). Peringatan tahun ini menjadi momentum krusial bagi partai untuk memperkuat akar ideologi dan komitmen kerakyatan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 1 Tahun 2026.
Fransiskus Diaan menegaskan bahwa tema HUT ke-53, “Satyam Eva Jayate” (Hanya Kebenaran yang Berjaya), bukan sekadar slogan, melainkan perisai moral bagi seluruh kader.
“Satyam Eva Jayate adalah prinsip yang menyatu dengan standar kebenaran ideologi Pancasila. Kami berpijak pada spirit kelahiran Pancasila 1 Juni 1945. Bagi PDI Perjuangan, kebenaran ideologis adalah kompas dalam menghadapi dinamika politik bangsa,” ujar Fransiskus Diaan.
Beliau juga mengutip petikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya stanza ke-2, “Di sanalah aku berdiri untuk selama-lamanya”, sebagai representasi daya tahan dan eksistensi partai yang terus kokoh karena bersandar pada kekuatan kebenaran tersebut.
*Fokus Rakernas 2026 Jadi Solusi untuk Bangsa*
Sejalan dengan peringatan HUT, agenda Rakernas 1 Tahun 2026 yang digelar di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, akan menjadi ajang konsolidasi besar untuk menjawab tantangan zaman.
Fransiskus Diaan menjelaskan bahwa Rakernas ini akan melahirkan sikap politik yang strategis.
“Di dalam Rakernas ini, Partai akan membahas secara mendalam sikap politik terhadap persoalan global dan domestik. Mulai dari tantangan geopolitik, krisis ekologis, pemberantasan korupsi, pemerataan ekonomi, hingga penegakan hukum yang berkeadilan,” tambahnya.
*Komitmen Kerakyatan*
Sebagai Bupati Kapuas Hulu dan pimpinan Partai di daerah, Fransiskus menekankan bahwa PDI Perjuangan tetap setia pada "Jalan Kerakyatan".
Rakernas ini juga akan merumuskan program internal yang langsung menyentuh kepentingan rakyat bawah (wong cilik).
"Kami meneguhkan komitmen untuk senantiasa berpihak pada kebenaran dan keadilan. Tugas utama kader adalah memperjuangkan aspirasi rakyat Indonesia tanpa henti. Itulah tanggung jawab moral dan politik kami sebagai partai ideologis," tutup Fransiskus.
PDI Perjuangan berharap melalui momentum HUT ke-53 dan Rakernas 2026 ini, sinergi antara struktur partai, legislatif, dan eksekutif semakin solid dalam mengawal kedaulatan NKRI.

















































































