Ikuti Kami

Puti Kenang Mendiang Adi Sutarwijono Sebagai Sosok yang Akit dalam Berpartai 

Puti menyebut almarhum sebagai sahabat perjuangan yang setia mendampingi partai.

Puti Kenang Mendiang Adi Sutarwijono Sebagai Sosok yang Akit dalam Berpartai 
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Puti Guntur Soekarno.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Puti Guntur Soekarno menyatakan kehilangan atas berpulangnya Adi Sutarwijo, kader banteng senior di Surabaya yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kerja kepartaian.

Puti menyebut almarhum sebagai sahabat perjuangan yang setia mendampingi partai. “Secara pribadi dan mewakili DPP PDI Perjuangan, saya turut berduka cita mendalam. Kami sangat kehilangan beliau, beliau adalah sahabat perjuangan,” ungkap Puti di Taman Pemakaman Umum (TPU) Keputih, Surabaya, Kamis (12/2/2026).

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Menurut Puti, Adi Sutarwijo atau yang akrab disapa Awi merupakan figur yang konsisten dalam menjalankan tugas organisasi, khususnya di Surabaya. Dalam berbagai agenda kepartaian, ia hampir selalu terlibat dan hadir mendampingi.

“Tentunya dalam kerja kepartaian di Surabaya, beliau selalu ikut bersama mendampingi,” katanya.

Baca juga: Saat Tiga Wali Kota Surabaya Antar Adi Sutarwijono ke Peristirahatan Terakhir

Puti yang juga Anggota Komisi X DPR RI tersebut menilai, dedikasi Awi tidak hanya terlihat dalam struktur formal partai, tetapi juga dalam upaya menjaga soliditas dan komunikasi di tingkat akar rumput. Ia menyebut almarhum sebagai sosok yang tenang dan mampu menjadi penyejuk dalam berbagai situasi.

“Mas Awi adalah sosok yang sabar dan kalem, bijaksana. Sehingga dalam menyikapi berbagai permasalahan diselesaikan dengan sabar dan bijaksana,” ucapnya.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Karakter tersebut, lanjut Puti, membuat almarhum dihormati oleh kader maupun rekan-rekan seperjuangan. Di tengah dinamika politik yang kerap diwarnai perbedaan pandangan, Awi dikenal tidak reaktif dan mengedepankan pendekatan dialog.

Selain menyampaikan penghormatan atas dedikasi almarhum, Puti juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan. 

“Saya juga berdoa keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dan penghiburan dari Tuhan,” ujar cucu sang Proklamator Bung Karno tersebut.

Quote