Ikuti Kami

​Sambut HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Depok Hadirkan Pentas Seni hingga Lomba Rakyat di 11 Kecamatan

Perayaan ini merupakan bentuk komitmen partai untuk hadir dan bergerak langsung bersama masyarakat di momen kemerdekaan.

​Sambut HUT ke-81 RI, PDI Perjuangan Depok Hadirkan Pentas Seni hingga Lomba Rakyat di 11 Kecamatan
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si.

Jakarta, Gesuri.id - PDI Perjuangan Kota Depok menggelar rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang disebar di 11 kecamatan sepanjang Agustus 2026.

​Mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) menyiapkan beragam acara yang tidak sekadar berisi perlombaan rakyat. Agenda tersebut mencakup kompetisi olahraga, ruang kreativitas anak, pentas seni dan budaya, festival kuliner tradisional, hingga edukasi sejarah perjuangan bangsa.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa perayaan ini merupakan bentuk komitmen partai untuk hadir dan bergerak langsung bersama masyarakat di momen kemerdekaan.

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

​“Semangatnya adalah bergerak bersama masyarakat di semua lini. Jadi, perayaan kemerdekaan ini tidak berpusat di satu tempat saja, tetapi dapat dirasakan langsung oleh warga di berbagai wilayah,” ujar Yuni pada Minggu (9/8).

​Yuni menegaskan, makna kemerdekaan jauh lebih luas dari sekadar seremonial rutin saban 17 Agustus. Nilai persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial perlu terus dihidupkan lewat aktivitas sehari-hari yang merangkul seluruh kalangan—mulai dari anak-anak hingga generasi muda.

​Jadwal dan Agenda di 11 Kecamatan

​Setiap PAC menyusun kegiatan yang disesuaikan dengan karakter wilayah dan warganya masing-masing. Rangkaian acara dibuka oleh PAC Sukmajaya melalui lomba mewarnai bertema kemerdekaan pada 15 Agustus 2026, yang kemudian disusul oleh PAC Bojongsari pada 16 Agustus dengan agenda serupa.

​Beberapa highlight kegiatan di kecamatan lainnya meliputi:

- ​PAC Limo (21 Agustus): Mengadakan nonton bareng (nobar) dan diskusi film Soekarno untuk mengenalkan sejarah perjuangan bangsa kepada generasi muda.

- ​PAC Pancoran Mas (22 Agustus): Menggelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air (SICITA) dan lomba memasak masakan tradisional.

- PAC Cimanggis & PAC Cipayung (23 Agustus): Cimanggis mengadakan lomba senam SICITA dan turnamen catur, sementara Cipayung menggelar lomba mewarnai.

- ​PAC Tapos (25 Agustus): Mengadakan lomba senam SICITA.

- ​PAC Sawangan (27 Agustus): Menyelenggarakan lomba memasak makanan tradisional.

- ​PAC Beji (29 Agustus): Mengadakan lomba mewarnai bertema kemerdekaan.

- ​PAC Cinere & PAC Cilodong (30 Agustus): Cinere menggelar senam SICITA serta perlombaan rakyat, sedangkan Cilodong mengadakan lomba menyanyi dan mewarnai.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Menurut Yuni, kegiatan interaktif seperti nobar film sejarah dan perlombaan lokal sangat penting untuk membangun solidaritas sosial di tengah dinamika kehidupan perkotaan.

​“Sejarah jangan sampai hanya menjadi teks di buku sekolah. Generasi muda perlu diberi ruang untuk mengenal perjuangan pendahulu dengan cara yang dekat dan menarik. Dari sana, rasa cinta tanah air akan tumbuh,” jelasnya.

​Ia menambahkan bahwa kader partai diinstruksikan untuk tidak hanya hadir saat momentum politik saja, melainkan aktif berinteraksi, mendengar, dan membangun kebersamaan di tengah warga.

​“Bukan seberapa besar acaranya, melainkan bagaimana masyarakat bisa terlibat. Ketika warga berkumpul, bergotong royong, dan berpartisipasi, di situlah nilai kemerdekaan benar-benar hidup. Mengisi kemerdekaan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Yuni.

Quote