Ikuti Kami

Selamat Jalan Senior... Mutiara Itu Telah Pergi

Berita kepergian pria yang akrab disapa Mbah Roso, Jumat (27/3) lalu jelas sangat mengejutkan.

Selamat Jalan Senior... Mutiara Itu Telah Pergi
Ilustrasi. Almarhum H Imam Suroso. (Foto: Elva Nurrul Prastiwi)

Jakarta, Gesuri.id - Bagi keluarga besar PDI Perjuangan, H Imam Suroso, laksana sebutir mutiara. Gemerlap, dan melalui sepak terjangnya, pamor banteng moncong putih di Dapil Jawa Tengah III semakin bersinar.

Berita kepergian pria yang akrab disapa Mbah Roso, Jumat (27/3) lalu jelas sangat mengejutkan semua pihak, terutama sesama rekannya di Komisi IX DPR RI. 

Baca: Ini Kenangan Ganjar Akan Imam Suroso

Semua tak menyangka pria cerdas, luwes dan enerjik ini begitu cepat menghadap Penciptanya.

Mbah Roso meninggal setelah sempat menjalani perawatan di RS Kariadi Semarang, akibat terjangkit virus covid -19.

Imam Suroso, semasa hidupnya dikenal sangat supel. Tak heran jika pria kelahiran 1964 ini terpilih kembali untuk ketiga kalinya sebagai anggota DPR periode 2019-2024 dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah III, meliputi Kabupaten Pati, Kabupaten Rembang, Kabupaten Grobogan dan Kabupaten Blora. Selain sebagai politisi, Mbah Roso juga dikenal sebagai seorang budayawan, paranormal dan pernah menjadi anggota Polri.

Koleganya sesama anggota Fraksi PDI Perjuangan dan sama-sama duduk di Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan, Ketenagakerjaan, Rahmad Handoyo mengaku sangat kehilangan. Baginya,  Imam Suroso  merupakan rekan juang sekaligus sahabat yang baik.

“Soal rapat di DPR, almarhum sangat rajin, dan aktif berkomentar, bertanya sekaligus memberikan solusi atas setiap masalah yang sedang kita bahas,” kata Rahmad Handoyo, baru-baru ini.

Tak hanya itu, Imam Suroso juga disebut sebagai anggota DPR yang senantiasa menjalankan fungsi representasinya dengan baik.

Almarhum sangat mendengarkan suara rakyat untuk diperjuangkan di parlemen, dan satu lagi kelebihan Mbah Roso, kata Rahmad, ia tidak segan memberikan nasehat kepada koleganya.

“Pak Imam ini juga sangat taat beribadah dan sangat dekat dengan rakyat, ini terbukti tiga kali pemilu terus terpilih mengemban amanah rakyat untuk duduk kembali jadi anggota DPR RI,” kisah Rahmad, juga dari daerah pemilihan Jawa Tengah.

Rahmad pun mengenang Imam Suroso seorang politikus yang gemar beramal, menyumbang untuk kegiatan yang diprakarsai masyarakat.

Ketika Indonesia mulai diserang wabah virus corona, kata Rahmad, Imam Suroso ikut turun langsung,  mensosialisasikan  pola hidup sehat, membagikan masker. 

Baca: Paramitha Nilai Imam Sosok Dengan Kepekaan Sosial Tinggi

"Ia tak pernah lelah membantu masyarakat," kata Rahmad. 

Kebetulan, Imam Suroso juga bagian dari Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), sayap organisasi PDI Perjuangan.
 
“Beliau aktif sekali di Baguna, baik tenaga, pikiran maupun materi,” kisah Rahmad.

Karena itu, Rahmad Handoyo mengaku PDI Perjuangan kehilangan tokoh seperti Imam Suroso.

“Selamat jalan senior perjuangan mu tidak sia-sia. Semoga husnul khotimah," pungkas Rahmad Handoyo.

Quote