Jakarta, Gesuri.id - Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Fraksi PDI Perjuangan menyusuri sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Nagekeo, Jumat (20/8).
Kunjungan maraton ini dilakukan untuk menyalurkan bantuan logistik sekaligus memberikan pendampingan psikologis (trauma healing) bagi warga terdampak gempa.
Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni, didampingi Sekretaris DPD PDI Perjuangan NTT yang juga Anggota DPRD NTT Patris Laliwolo, serta Anggota DPRD NTT Adoe Yuliana Elisabeth. Turut hadir jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Nagekeo hingga tingkat ranting dari Kecamatan Mauponggo dan Keo Tengah.
Baca: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
Rombongan menyisir sejumlah titik pengungsian, mulai dari Posko Desa Ua, Posko Lina Desa Kotagana, Posko Nua Wolo, pengungsian warga Nuasele di Kecamatan Mauponggo, hingga Posko Desa Ngera di Kecamatan Keo Tengah. Kunjungan disengaja menjangkau titik-titik yang sulit diakses agar bantuan tidak hanya menumpuk di posko utama.
Di setiap lokasi, para wakil rakyat ini berdialog langsung dengan para pengungsi yang masih bertahan di bawah tenda darurat. Selain menyerahkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan mendesak seperti makanan dan air bersih, rombongan fokus memberikan dukungan moral dan penguatan mental.
"Bencana tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi juga trauma mendalam. Warga tidak hanya membutuhkan logistik, tetapi juga rasa aman dan kepastian bahwa mereka tidak menghadapi masa sulit ini sendirian," ujar Emelia di sela-sela kunjungannya.
Baca: Ini 3 Faktor yang Membuat Ganjar Pranowo Menjadi Capres Terkuat!
Ia menambahkan, kehadiran kader di tengah kondisi tanggap darurat merupakan bagian dari tanggung jawab politik dan kemanusiaan.
Penanganan pascabencana, menurutnya, harus dikawal secara berkelanjutan agar distribusi bantuan berlangsung adil dan tepat sasaran.
"Keberpihakan kepada rakyat tidak boleh berhenti pada kata-kata di ruang sidang. Keberpihakan harus diwujudkan dalam langkah nyata: datang, mendengar, dan bekerja bersama warga," tegasnya.

















































































