Ikuti Kami

Ganjar ke Mahasiswa: Kuasai Teknologi, Solusi Perubahan Geopolitik Dunia

Ada peluang besar yang bisa didapatkan oleh generasi masa depan, yaitu kemampuan penguasaan teknologi.

Ganjar ke Mahasiswa: Kuasai Teknologi, Solusi Perubahan Geopolitik Dunia
Capres Ganjar Pranowo ketika memberikan penjelasan kepada mahasiswa.

Jakarta, Gesuri.id – Mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan meskipun geopolitik dunia berubah, tantangan dunia berubah, dan ekonomi yang tidak mudah namun ada peluang besar yang bisa didapatkan oleh generasi masa depan, yaitu kemampuan penguasaan teknologi.

Hal itu dikatakannya Ganjar di depan ribuan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, belum lama ini.

Ganjar mengaku senang karena di Unsoed terdapat banyak mahasiswa dari luar pulau Jawa. Ganjar melihat mereka yang dari luar Jawa sangat senang bisa kuliah di sini.

“Ini adalah kesempatan yang bagus dan saya senang di Unsoed ini, anak Papua enjoy kuliah di sini, terus kemudian dari Kalimantan dan Sumatera ada. Saya juga senang tadi salah satu mahasiswa yang dari Papua bisa video call dengan bapaknya yang ada di sana, dan kelihatan bapaknya menunjukkan wajah yang membahagiakan,” kata Ganjar.

Lagu Franky Sahilatua berjudul “Aku Papua” menggema di Gedung Graha Widyatama Universitas Jendral Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Lagu itu dinyanyikan oleh lima mahasiswa baru asal Papua, khusus untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Selain Papua, ada juga mahasiswa dari Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Awalnya Ganjar menanyakan apakah ada mahasiswa yang berasal dari Papua. Tidak lama kemudian lima mahasiswa yang mengenakan pakaian putih hitam maju. Kelimanya adalah Adelia Sikowai, Sampari Suviori, Iren, Natalia, dan Dominika. Setelah berdialog sebentar, kelima mahasiswa Papua tersebut diminta bernyanyi oleh Ganjar Pranowo. Mereka kompak melantunkan lagu “Aku Papua” ciptaan Franky Sahilatua.

Selanjutnya, giliran Dominika atau akrab disapa Ika diminta Ganjar untuk bernyanyi sendiri. Ia kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan sangat khidmat. Bahkan Ganjar dan seluruh mahasiswa terdiam mendengar suara merdu Ika.

“Saya mendengarnya sambil merinding tadi. Suaranya bagus,” ujar Ganjar disambut tepuk tangan ribuan mahasiswa yang hadir di Graha Widyatama Unsoed.

Setelah itu, Ganjar berlanjut memberikan materi terkait tantangan yang harus dihadapi oleh generasi masa depan. Termasuk bagaimana civitas akademika Unsoed telah melahirkan banyak prestasi, yang bisa menjadi achievement motivation bagi mahasiswa baru.

Di tengah memberikan materi, ada salah seorang mahasiswi asal Kebumen bernama Fatimah, yang ternyata lulusan SMK Jateng di Purbalingga. Bertemu dengan Fatimah, Ganjar mengaku terharu.

“Terharu juga ya saya lihat ada anak SMK Jateng Purbalingga diterima di sini, (Teknik) Sipil lagi. Itu pasti akan membuat nasib diri dan keluarganya akan berubah, apalagi yang dari SMK Jateng itu kan, maaf, dari keluarga tidak mampu,” kata Ganjar.

Quote