Ikuti Kami

Iduladha Modal Inspirasi Gotong Royong Lewati Ujian Pandemi

Semangat pengorbanan dan kebersamaan. Menjunjung islam sebagai agama rahmat bagi semesta alam dengan membantu sesame”.

Iduladha Modal Inspirasi Gotong Royong Lewati Ujian Pandemi
Ilustrasi. Ketua DPR RI, Dr. (H.C.) Puan Maharani. (Istimewa)

Kebumen, Gesuri.id - Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kebumen, Toto Bergowo mengatakan Iduladha menjadi modal inspirasi untuk terus bergotong royong menjalani masa keprihatinan saat ini. 

Baca: Puan: Pejabat Beri Solusi, Tak Semua Rakyat Punya Tabungan

Menurutnya, semangat menjalankan nilai-nilai gotong royong dengan dilandasi semangat pengorbanan tentunya akan lebih mudah bangsa ini melewati ujian pandemi.

“Dihari yang mulia mari kita membumikan semangat pengorbanan dan kebersamaan. Menjunjung islam sebagai agama rahmat bagi semesta alam dengan membantu sesame,” kata Toto, Rabu (21/7).

Ia pun mengajak kepada elemen masyarakat untuk berpegang teguh terhadap norma agama dan kemanusiaan secara beriringan. Selain itu menjalani hidup tidak berlandaskan pesimistis dalam upaya keluar dari krisis pandemi Covid-19. Berdoa, lanjut Toto, menjadi laku utama agar pandemi segera berlalu.

Ketua Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Kebumen, Toto Bergowo

“Untuk menggapai ridha ilahi, mari kita berjalan berdampingan. Saling mengisi dalam suka maupun duka. Bertawakal dan memohon doa menjadi modal penting menemukan esensi bahwa kita adalah seorang hamba,” tuturnya.

Ia menambahkan, gotong royong sebagai watak kepribadian bangsa, hendaknya juga diterapkan dalam sendi-sendi baik dalam kehidupan sosial maupun keagamaan. Dengan begitu, akan membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih tangguh dan maju.

“Sikap gotong royong adalah pengejawantahan pancasila. Ini adalah modal besar bangsa kita yang tidak dimiliki oleh setiap bangsa lain. Terbukti gotong royong mampu membawa kita terlepas dari berbagai permasalahan bangsa,” tandasnya.

Baca: Jokowi Diminta Copot Pejabat yang Hambat Birokrasi Efisien

Sebagai badan sayap DPC PDI Perjuangan Kebumen, lanjut Toto, ia meminta kepada segenap kader untuk patuh terhadap peraturan yang dikeluarkan pemerintah. Seperti menjalankan kebiasaan menerapkan protokol kesehatan.

“Prokes 5 M jangan ditinggalkan. Kemudian berdoa, sholat berjamaah juga bisa dirumah, karena menjaga diri agar tidak bedampak luas itu lebih diutamakan,” tutupnya.

 

Kontributor: MH/derapjuang.

Quote