Bandung Barat, Gesuri.id - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari, meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Kamis (5/2).
Dalam kunjungan tersebut, Ineu menyerahkan bantuan logistik untuk warga terdampak di Desa Pasirlangu dan Desa Kertawangi.
Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi dari Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Jawa Barat serta Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Jawa Barat sebagai bentuk empati dan solidaritas terhadap para korban.

Dalam kunjungannya, Ineu mengapresiasi kesigapan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan yang telah berada di lokasi sejak awal kejadian.
"Alhamdulillah, tim Baguna sudah stand by sejak awal bencana untuk membantu evakuasi jenazah, mengelola dapur umum, dan bersinergi dengan Tagana di lapangan," ujar Ineu di sela-sela kunjungannya.
Ia menekankan bahwa kehadiran kader partai di tengah bencana adalah mandat langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
"Kami ingin selalu menjadi bagian dari masyarakat. Bagi kami, inilah bukti bahwa partai politik hadir setiap saat—bukan hanya saat momentum politik atau Pemilu. Kami besar karena rakyat, maka kami harus hadir di tengah mereka, apalagi dalam suasana duka seperti ini," tegasnya.

Selain menyalurkan bantuan, Ineu menyampaikan pesan krusial dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono.
Bencana longsor ini disebut sebagai "alarm keras" bagi pemerintah dan masyarakat Jawa Barat mengenai urgensi pengelolaan lingkungan.
"Ini adalah peringatan serius bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan tata ruang. Kita memerlukan evaluasi serta tata kelola lingkungan yang lebih baik agar kewaspadaan terhadap bencana bisa ditingkatkan dan kejadian serupa tidak terus berulang di masa depan," pungkas anggota Komisi III DPRD Jabar ini.

















































































