Ikuti Kami

Kabut Asap Pekat di Singkawang, Tjhai Chui Mie Wajibkan Pakai Masker Saat Keluar Rumah

Pemerintah Kota Singkawang bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BPKS dan MPA masih terus melakukan upaya pemadaman karhutla.

Kabut Asap Pekat di Singkawang, Tjhai Chui Mie Wajibkan Pakai Masker Saat Keluar Rumah
Kondisi kualitas udara di Singkawang yang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap pekat.

Jakarta, Gesuri.id - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mewajibkan warga menggunakan masker saat keluar rumah menyusul kondisi kualitas udara di wilayah tersebut yang masuk kategori tidak sehat akibat kabut asap pekat.

"Sekarang ini kondisi udara sudah tidak sehat karena kabut asap pekat, maka dari itu wajib bagi warga menggunakan masker saat keluar rumah," kata Tjhai Chui Mie, Rabu (9/9/2026).

Pemerintah Kota Singkawang bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, BPKS dan MPA masih terus melakukan upaya pemadaman serta pendinginan terhadap hutan dan lahan yang terbakar untuk mencegah kebakaran semakin meluas.

"Harapan saya semoga semangat kebersamaan ini terus dijaga dengan baik dan kita sama-sama bergandengan tangan untuk mengatasi Karhutla di Kota Singkawang," ujarnya.

Selain melakukan pemadaman, Pemkot Singkawang juga telah membagikan masker kepada masyarakat sebagai bagian dari sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya kabut asap.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Singkawang merilis hasil pemantauan kualitas udara per 7 September 2026. Berdasarkan hasil perhitungan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), nilai ISPU Kota Singkawang berada di angka 180 dan masuk dalam kategori **TIDAK SEHAT**.

Kondisi tersebut membuat masyarakat diimbau menerapkan sejumlah langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah Kota Singkawang.

Masyarakat diminta menggunakan masker apabila terpaksa melakukan aktivitas di luar ruangan. Selain itu, warga juga diimbau menghindari aktivitas fisik berat di area terbuka.

Untuk mengurangi paparan polusi udara di dalam ruangan, masyarakat dianjurkan menutup jendela rumah maupun kantor. Warga juga diminta memperbanyak konsumsi air putih dan makanan bergizi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

Apabila mengalami keluhan pernapasan, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

DLH Kota Singkawang terus memantau perkembangan kualitas udara secara berkala. Masyarakat juga diimbau untuk saling peduli dan bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi mewujudkan lingkungan hidup Kota Singkawang yang sehat dan berkelanjutan.

Quote