Jakarta, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat menggelar Pelatihan Advokasi Kesehatan di Gedung Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (8/10).
Agenda ini dilaksanakan guna memperkuat pemahaman dan kapasitas kader dalam mengawal hak pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Prof. Dr. Ribka Tjiptaning, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, S.T., jajaran pengurus DPD, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, hingga jajaran struktur DPC, PAC, dan Ranting.
Baca: Ganjar Pranowo Akui Belajar Industri Kreatif dari K-POP
Pelatihan yang mulanya dijadwalkan pada Agustus lalu ini baru dapat direalisasikan pada Oktober akibat padatnya agenda partai. Meski sempat tertunda, kegiatan ini menjadi bukti komitmen PDI Perjuangan dalam mencetak kader yang siap mendampingi warga di lapangan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono menegaskan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara yang wajib dijamin oleh negara.
"Kesehatan adalah hak dasar rakyat, di mana pelayanan kesehatan menjadi tanggung jawab negara," tegas Ono.
Namun, menyadari adanya keterbatasan pemerintah dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara langsung, skema jaminan sosial terus dikembangkan.
Melalui pelatihan ini, para kader dibekali pengetahuan mendalam mengenai mekanisme jaminan kesehatan, pemetaan masalah akses layanan, hingga solusi konkret atas kendala yang kerap dihadapi warga.
Perkuat Sinergi dan Konsolidasi Partai
Pelatihan advokasi ini turut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dan pakar sebagai narasumber. Di antaranya perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Wakil Direktur RSUD Al-Ihsan Dr. Rohadi, serta perwakilan BPJS Kesehatan wilayah Soreang.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Selain membekali kader dengan pengetahuan medis dan regulasi, acara ini dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi struktur partai se-Jawa Barat. Peserta yang hadir mencakup pengurus DPC, PAC, hingga Ranting dari wilayah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat.
Jajaran pengurus partai pun mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan kedisiplinan organisasi. Kehadiran aktif pengurus di semua tingkatan dinilai vital untuk memastikan partai tetap berakar kuat dan dekat dengan rakyat.
Melalui pelatihan ini, kader PDI Perjuangan diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga aktif turun ke masyarakat sebagai penghubung dan pendamping saat warga mengalami kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. PDI Perjuangan Jawa Barat menegaskan bahwa isu kesehatan akan terus menjadi prioritas dalam kerja politik dan pelayanan nyata di tengah masyarakat.

















































































