Ikuti Kami

Ketika Ganjar Memilih Makan Bekal Siang di Parkiran

Ia duduk di pembatas parkir mobil, tanpa alas, kursi ataupun meja makan. Beberapa ekor kucing mendekat dan merayu untuk mendapatkan makanan.

Ketika Ganjar Memilih Makan Bekal Siang di Parkiran
Ganjar menuju parkiran mobil polisi dan membuka ransum makan siangnya itu.

Pemalang, Gesuri.id – Pada suatu masa sehabis sidak, Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo langsung menuju masjid untuk salat Ashar. Setelah itu, ia kembali masuk ke mobil dan mengambil sebuah kotak kecil berwarna putih.

Ternyata, kotak kecil itu adalah ransum atau tepak berisi makan siang. Ganjar kemudian berjalan menuju parkiran mobil polisi dan membuka ransum makan siangnya itu.

Di dalam ransum tersebut, terlihat nasi putih dan dua tempe goreng berukuran kecil. Ada juga bungkusan sayur lodeh yang kemudian dicampurkan jadi satu.

Ganjar pun mencari tempat yang nyaman untuk makan. Ia duduk di pembatas parkir mobil, tanpa alas, kursi ataupun meja makan. Beberapa ekor kucing mendekat dan merayu untuk mendapatkan jatah makanan.

“Wah kucinge njaluk jatah (kucingnya minta jatah). Saya numpang makan di sini ya pak. Ayo pak makan ikut, ada nasi kotak yang diambil. Makannya di sini saja. Jaga jarak ya,” ucapnya pada petugas polisi yang mengawalnya.

Sebelumnya, Ganjar sempat diajak makan siang oleh Wali Kota Pekalongan. Namun Ganjar dengan halus menolak, dan mengatakan sudah membawa bekal dari rumah.

“Saya tadi mau berangkat juga bingung, nanti makan siang di mana. Kan PPKM Darurat ndak boleh makan di warung. Ternyata istri saya bawa bekal dari rumah. Jadi sekarang saya sudah bawa bekal. Nanti gampang, saya makan di jalan,” kata Ganjar kepada Wali Kota Pekalongan.

Aksi Ganjar makan siang di parkiran pos PJR Gerbang Tol Pemalang membuat beberapa petugas kerepotan. Mereka tak menyangka, yang sedang makan di parkiran adalah orang nomor satu di Jawa Tengah.

“Saya tadi tidak tahu kalau itu Pak Ganjar. Luar biasa, saya tidak nyangka orang nomor satu di Jawa Tengah bisa sederhana seperti itu,” kata Asep (40), sopir mobil derek di kantor PJR tersebut.

Asep salut dengan sikap yang ditunjukkan Ganjar. Di saat PPKM Mikro Darurat diberlakukan dan warung dilarang menerima pembeli makan di tempat, Ganjar memberikan contoh dengan membawa bekal dari rumah.

“Salam saya. Ini memberikan contoh kepada masyarakat. Sekarang keadaannya seperti ini, beliau memberikan contoh yang baik. Bangga sekali melihatnya,” ucapnya.

Quote