Ikuti Kami

Mantap! Banteng Kota Semarang Gelar Vaksinasi Massal

Vaksin tersebut diberikan kepada seluruh warga yang ada di Kelurahan Jagalan dan Warga Rusun Pekunden Kota Semarang (19/12).

Mantap! Banteng Kota Semarang Gelar Vaksinasi Massal
Vaksinasi yang digelar DPC PDI Perjuangan Kota Semarang.

Semarang, Gesuri.id - DPC PDI Perjuangan Kota Semarang juga turut serta menyediakan vaksin sebanyak 500 dosis.

Vaksin tersebut diberikan kepada seluruh warga yang ada di Kelurahan Jagalan dan Warga Rusun Pekunden Kota Semarang (19/12).

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Michael menjelaskan seluruh vaksin yang digunakan untuk warga Kelurahan Jagalan dan Pekunden, merupakan pemberian dari anggota dewan DPR RI fraksi PDI Perjuangan.

Baca: Sambut Hari Ibu, Banteng Kota Surakarta Gelar Lomba Khusus

"Vaksin yang kami berikan ini sebagai wujud bakti kami kepada masyarakat yang belum memiliki kesempatan mendapatkan vaksinasi COVID-19," ujarnya.

Ia menambahkan, berdasarkan data yang diberikan oleh Puskesmas Miroto, ada sebagian warga di Kelurahan Jagalan yang tidak mau divaksin dengan berbagai alasan.

"Menurut data dari Puskesmas Miroto yang mengampu Kelurahan Jagalan, total warga yang sudah divaksin masih 80 persen. Maka kami akan menutup kekurangan 20 persen itu melalui program vaksinasi DPC PDI Perjuangan," jelasnya.

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan di gedung serbaguna Kelurahan Jagalan.

Tak hanya mengundang warga untuk vaksin di tempat, tenaga kesehatan yang bertugas juga melakukan jemput bola terhadap warga lansia maupun disabilitas.

"Kami juga melakukan vaksin secara door to door, supaya tidak ada alasan lagi untuk tidak vaksin," tegasnya.

Baca: Kunjungi Korban Erupsi Semeru, Puan Kunker ke Lumajang

Pihaknya pun berharap, dengan adanya vaksinasi ini bisa membuat jaminan kesehatan warga Kota Semarang semakin baik.

Terlebih untuk kembali memulihkan perekonomian mereka.

Di lain pihak, Lurah Jagalan, Heri Rusdio Pramono, mengatakan banyak warga yang antusias karena aksesnya lebih dekat dan lebih mudah dibandingkan saat di Puskesmas.

Quote