Bangka Selatan, Gesuri.id - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Dian Sersanawati, mengatakan jajaran PDI Perjuangan telah mendirikan posko bantuan bagi korban kebakaran permukiman warga di Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan.
Posko yang didirikan sejak malam kejadian tersebut menyalurkan bantuan logistik, pakaian layak pakai, serta menyediakan layanan kesehatan gratis bagi warga terdampak.
"Begitu terjadi kebakaran, malamnya kami langsung datang ke sini dan mendirikan posko. Kami menyalurkan berbagai bantuan seperti makanan instan (Indomie, telur, ikan kaleng), susu dan makanan anak-anak, serta pakaian layak pakai yang dikumpulkan dari DPD, DPC seluruh kabupaten, hingga lembaga dan organisasi luar," ujar Dian, Selasa (13/10/2026).
Dian yang juga merupakan warga asli kawasan setempat mengatakan, posko bantuan tersebut merupakan inisiatif jajaran PDI Perjuangan mulai dari tingkat DPD, DPC, DPP, hingga Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Sejak kebakaran terjadi, pihaknya langsung turun ke lokasi untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban sekaligus mendampingi warga dalam proses pemulihan pascabencana.
Selain menyalurkan bantuan bahan pokok dan kebutuhan sehari-hari, posko tersebut juga menerjunkan tim medis dari Baguna PDI Perjuangan untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gratis kepada warga yang terdampak kebakaran.
Dian menyampaikan bahwa pihaknya bersama instansi terkait masih melakukan verifikasi dan pendataan ulang untuk memastikan jumlah pasti kepala keluarga (KK) yang membutuhkan bantuan pemulihan. Pendataan tersebut menjadi bagian penting dalam menentukan kebutuhan bantuan lanjutan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Terkait pemulihan dan pembangunan kembali rumah warga, Dian menegaskan bahwa dirinya telah berkoordinasi dengan Gubernur, Bupati, Kapolda, hingga Kapolres untuk mendorong penanganan pascabencana.
"Insyaallah masyarakat akan mendapatkan rumah kembali. Walaupun mungkin tidak sepenuhnya sesuai dengan harapan semula, kami dari legislatif akan berusaha maksimal mendorong pembangunan rumah-rumah warga yang hancur terdampak kebakaran," ucap Dian.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Erwin Asmadi, mengatakan DPRD pada prinsipnya telah menyetujui anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD 2026 untuk mendukung penanganan tanggap darurat bencana kebakaran tersebut.
"Pada prinsipnya DPRD Kabupaten Bangka Selatan sudah menyetujui anggaran BTT yang disiapkan dalam APBD 2026 kurang lebih sebesar Rp5 miliar. Dana BTT ini memang siap digunakan untuk kondisi tanggap darurat seperti ini. Tinggal pendataan akhir dan eksekusi dari pemerintah daerah untuk pembenahan maupun relokasi tempat tinggal warga," kata Erwin.
Menurut Erwin, anggaran BTT tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung penanganan darurat, termasuk kebutuhan pembenahan dan relokasi tempat tinggal warga yang terdampak. Pelaksanaannya akan menunggu penyelesaian pendataan akhir serta langkah eksekusi dari pemerintah daerah sesuai kebutuhan di lapangan.
Keberadaan posko bantuan di lokasi bencana juga dinilai membantu warga memenuhi kebutuhan dasar, terutama makanan sehari-hari dan pakaian layak pakai. Bantuan tersebut terus disalurkan untuk meringankan beban masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
Salah seorang warga terdampak, Epi, mengaku sangat terbantu dengan adanya distribusi makanan dan pakaian layak pakai di lokasi pascabencana. Meski demikian, proses pendistribusian makanan kepada seluruh warga terdampak masih terus berlangsung.
“Sangat terbantulah, adanya makanan ini dan lainya, rumah tidak ada lagi,” ujar Epi.
Melalui posko bantuan tersebut, jajaran PDI Perjuangan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus berupaya memenuhi kebutuhan mendesak warga sekaligus mendorong proses pemulihan, termasuk pembangunan kembali atau relokasi tempat tinggal bagi masyarakat yang kehilangan rumah akibat kebakaran di Desa Serdang.

















































































