Sangihe, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe kembali menunjukkan kepedulian sosialnya terhadap korban bencana alam.
Dipimpin langsung oleh Ketua DPC Denny Roy Tampi, jajaran pengurus partai turun ke lapangan menyalurkan bantuan logistik bagi pengurus anak ranting dan warga terdampak banjir bandang di Kampung Balane, Kecamatan Tamako, Rabu (29/7).
Aksi kemanusiaan ini dilakukan setelah sebelumnya partai berlambang banteng moncong putih tersebut menyerahkan bantuan serupa di Kampung Pokol.
Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Banjir bandang yang dipicu cuaca buruk dalam beberapa hari terakhir sempat melumpuhkan aktivitas warga di sejumlah titik di Kecamatan Tamako, termasuk Kampung Balane. Kondisi ini menggugah kepedulian kader PDI Perjuangan untuk segera hadir meringankan beban masyarakat.
Ketua DPC PDI Perjuangan Sangihe, Denny Roy Tampi, menegaskan bahwa kehadiran partai di lokasi bencana merupakan komitmen moral sekaligus bentuk nyata dari semangat gotong royong.
“PDI Perjuangan selalu berkomitmen untuk hadir dan menangis bersama rakyat, terutama di saat-saat sulit seperti ini. Penyaluran bantuan ini kami fokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengurus anak ranting serta warga di Kampung Balane, agar mereka merasa tidak berjuang sendirian,” ujar Denny di sela-sela penyerahan paket bantuan.
Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar
Dalam aksi sosial ini, sebanyak 34 paket bahan pokok diserahkan kepada warga terdampak, khususnya jajaran pengurus anak ranting di kawasan Kampung Balane yang sebelumnya belum tersentuh bantuan.
“Kami ingin memastikan masyarakat terdampak benar-benar merasakan kehadiran kami. Bantuan ini memang tidak bisa menggantikan seluruh kerugian yang dialami warga, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan beban mereka,” tutur Denny.
Ia juga menambahkan, DPC PDI Perjuangan Sangihe akan terus berkoordinasi dengan pengurus tingkat ranting dan masyarakat setempat agar penyaluran bantuan tepat sasaran. Pemantauan berkala akan terus dilakukan mengingat masih ada warga yang membutuhkan perhatian pascabencana.

















































































