Jakarta, Gesuri.id - Bupati Bangka Selatan sekaligus politisi PDI Perjuangan, Riza Herdavid, mengapresiasi aksi solidaritas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang menyalurkan bantuan senilai Rp142,5 juta bagi korban kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan.
Bantuan tersebut dinilai membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan pengungsi yang belum sepenuhnya terakomodasi di tenda darurat.
“PWI Babel sangat luar biasa. Kami mewakili masyarakat yang terdampak sangat berterima kasih kepada Bang Boy cs, rekan-rekan PWI. Saya harap bantuan ini akan tepat sasaran. Dan akan kami salurkan sesuai keinginan kawan-kawan PWI. Saya harap PWI bisa terus bantu masyarakat serdang,” tutur Riza, dikutip Rabu (14/10/2026).
Tiga armada yang membawa bantuan dari program PWI Babel Peduli tiba di posko darurat korban kebakaran pada Selasa (13/10/2026). Kedatangan rombongan yang dipimpin Ketua PWI Babel, Mohammad Fathurrakhman atau Boy, disambut langsung oleh Riza Herdavid bersama jajaran pemerintah daerah dan pembina PWI Bangka Selatan, Deddy Irawan, di halaman SD Negeri 7 Simpang Rimba.
Petugas posko setempat langsung membongkar muatan bantuan untuk selanjutnya didistribusikan kepada para pengungsi. Bantuan tersebut difokuskan pada kebutuhan mendesak, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, dan balita.
Boy menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengumpulan donasi dari masyarakat yang telah digalang sejak Minggu sebelumnya. Total donasi yang terkumpul mencapai Rp142,5 juta.
“Fokus utama kami dalam menyalurkan bantuan, menyasar kelompok rentan seperti ibu-ibu, anak-anak dan balita. emua bantuan ini kami serahkan langsung kepada Pak Bupati untuk didistribusikan. Kami membatasi jenis bantuan fisik hanya untuk keperluan sanitasi, perlengkapan tidur dan nutrisi balita agar tidak tumpang tindih dengan pasokan dapur umum,” jelasnya.
Sementara itu, Riza mengimbau masyarakat yang ingin membantu korban kebakaran agar menyalurkan donasi melalui satu pintu resmi di Dinas Sosial. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga akuntabilitas penggalangan dana, memperkuat koordinasi, serta mencegah penumpukan bantuan pada jenis kebutuhan tertentu.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berencana memusatkan koordinasi bantuan agar pendistribusian dapat berlangsung merata dan sesuai kebutuhan para pengungsi.
Adapun bantuan yang diserahkan PWI Babel meliputi 50 karpet spons, 30 kasur busa lipat, 80 selimut, dan 100 bantal untuk menunjang kenyamanan pengungsi yang bertahan di tenda darurat.
Bantuan kebutuhan anak-anak juga mencakup susu khusus balita, susu UHT, makanan pendamping ASI (MPASI), biskuit, serta popok sekali pakai. Sementara itu, kebutuhan sanitasi dan kebersihan perempuan meliputi pembalut, sabun mandi, sampo, pasta gigi, sikat gigi, hingga sabun cuci pakaian.
Usai menyerahkan bantuan, rombongan relawan PWI Babel bersama Riza Herdavid meninjau langsung lokasi yang terdampak kebakaran di Dusun Serdang.
Kebakaran besar yang terjadi pada Sabtu (10/10/2026) tersebut menghanguskan sekitar 500 rumah warga dan menyebabkan kurang lebih 2.000 jiwa harus bertahan di lokasi pengungsian darurat.
Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi menjadi perhatian utama. Koordinasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan para donatur diharapkan dapat memastikan bantuan menjangkau warga terdampak secara merata, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
Catatan penyuntingan: Kutipan narasumber dipertahankan sesuai teks sumber, termasuk ejaan aslinya. Pada kutipan Boy terdapat kata “emua” yang tampaknya merupakan salah ketik dari “Semua”; kata tersebut tidak saya ubah karena Anda meminta kutipan tidak diubah.

















































































