Ikuti Kami

Tanggap Asap Kebakaran TPA Putri Cempo, PDI Perjuangan Solo Buka Dapur Umum dan Pengobatan Gratis

PDI Perjuangan mendirikan Dapur Marhaen serta menggelar layanan pengobatan gratis selama empat hari,

Tanggap Asap Kebakaran TPA Putri Cempo, PDI Perjuangan Solo Buka Dapur Umum dan Pengobatan Gratis

Jakarta, Gesuri.id - Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta, memantik aksi tanggap darurat dari DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta.

​Guna meringankan beban masyarakat terdampak paparan asap, partai berlambang banteng moncong putih tersebut mendirikan Dapur Marhaen serta menggelar layanan pengobatan gratis selama empat hari, mulai Selasa (15/9) hingga Jumat (18/9).

​Aksi kemanusiaan ini disokong penuh oleh Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta, serta jajaran struktural partai dari tingkat DPC hingga anak ranting.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

​Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Kesehatan, Perempuan, dan Anak DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Anna Budiarti, menjelaskan bahwa kegiatan dipusatkan di dua kawasan utama terdampak.

​"Aksi digelar dua hari pertama di Kampung Jatirejo RW 39 dan dua hari berikutnya di Kampung Randusari RW 30 Mojosongo. Kami membagikan 2.000 porsi makanan sehat, masker, hingga pengobatan gratis untuk memantau langsung kondisi kesehatan warga," ujar Anna di Kampung Jatirejo, Selasa (15/9).

​Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta, YF Sukasno, menegaskan seluruh anggotanya diinstruksikan turun langsung ke lapangan selama empat hari guna memastikan penanganan dampak kebakaran berjalan optimal.

​Tak sekadar memberikan bantuan tanggap darurat, DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta juga mengambil langkah tegas dengan melarang seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surakarta melakukan kunjungan kerja atau dinas ke luar daerah pada 15–30 September 2026.

Baca​​​​​​​:  9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Rheo Y. Fernandez, menegaskan instruksi tersebut bertujuan agar para legislator fokus mendampingi masyarakat serta mengawal isu lingkungan dan kesehatan pascakebakaran.

​"Seluruh anggota fraksi diwajibkan memperkuat kehadiran di tengah masyarakat, menyerap aspirasi warga terdampak di Mojosongo, dan berkoordinasi intensif dengan Pemkot Surakarta," tegas Rheo.

​Rheo menambahkan, kerja fraksi tidak boleh berhenti pada fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan semata, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata.

​"Seluruh anggota fraksi bersama DPC dan struktur partai diwajibkan memantau perkembangan di lapangan, menindaklanjuti pengaduan, serta mendorong Pemkot agar penanganan dampak kesehatan, lingkungan, sosial, dan ekonomi berjalan cepat, tepat, serta berkelanjutan," pungkasnya.

Quote