Ikuti Kami

Tjhai Chui Mie Bidik Satu Juta Wisatawan Hadiri Cap Go Meh Pada 3 Maret 2026

Tahun 2024 hanya digelar mini Cap Go Meh, tercatat 305.496 kunjungan. Sementara tahun 2025 meningkat jadi 702.056 kunjungan.

Tjhai Chui Mie Bidik Satu Juta Wisatawan Hadiri Cap Go Meh Pada 3 Maret 2026
Wali Kota Tjhai Chui Mie menyatakan Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membidik satu juta kunjungan wisatawan pada perhelatan Festival Cap Go Meh Singkawang yang puncaknya digelar 3 Maret 2026.

Jakarta, Gesuri.id - Wali Kota Tjhai Chui Mie menyatakan Pemerintah Kota Singkawang, Kalimantan Barat, membidik satu juta kunjungan wisatawan pada perhelatan Festival Cap Go Meh Singkawang yang puncaknya digelar 3 Maret 2026.

"Pada tahun 2023 jumlah kunjungan mencapai 606.663 orang. Tahun 2024 karena bertepatan dengan Pilpres dan hanya digelar mini Cap Go Meh, tercatat 305.496 kunjungan. Sementara tahun 2025 meningkat menjadi 702.056 kunjungan," ujar Tjhai Chui Mie dikutip Sabtu (28/2/2026).

Ia menilai target satu juta kunjungan tersebut realistis jika melihat tren lonjakan dalam tiga tahun terakhir. Grafik kunjungan, kata dia, menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak 2023 dan kembali menguat pada 2025 setelah sempat turun pada 2024.

Menurutnya, jika melihat tren kenaikan dari 2023 ke 2025, potensi lonjakan pada 2026 sangat terbuka. Apalagi, Cap Go Meh Singkawang telah dikenal secara nasional sebagai agenda budaya tahunan dengan daya tarik kuat, terutama atraksi tatung yang menjadi ikon kota tersebut.

Tjhai Chui Mie menegaskan, target satu juta kunjungan bukan sekadar angka simbolis. Pemerintah kota menghitung dampak ekonomi yang dihasilkan dari setiap perhelatan Cap Go Meh.

Lonjakan wisatawan disebut berdampak langsung pada tingkat hunian hotel, okupansi homestay, peningkatan transaksi kuliner, jasa transportasi, hingga penjualan produk UMKM lokal.

"Target satu juta kunjungan ini bukan hanya angka, tetapi bagian dari strategi memperkuat Singkawang sebagai destinasi wisata unggulan berbasis budaya dan toleransi," katanya.

Festival Cap Go Meh merupakan puncak rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek di Singkawang. Setiap tahun, ribuan wisatawan domestik maupun mancanegara memadati pusat kota untuk menyaksikan pawai tatung, naga, barongsai, serta rangkaian ritual budaya Tionghoa yang telah mengakar puluhan tahun.

Pemkot Singkawang optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari panitia, pelaku usaha, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Selain penguatan promosi, kesiapan infrastruktur, pengamanan, dan pengaturan arus lalu lintas juga menjadi fokus utama menjelang puncak acara pada 3 Maret 2026.

Menurutnya, Singkawang punya modal tren kunjungan yang terus menanjak dan reputasi Cap Go Meh sebagai salah satu perayaan terbesar di Indonesia. Sehingga Singkawang kini bersiap mencatat rekor baru, menjadi magnet satu juta wisatawan dalam satu momentum budaya.

Quote