Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat, Tuti Turimayanti, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu para korban bencana longsor yang terjadi di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Ajakan tersebut disampaikannya saat kegiatan doa bersama yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap warga terdampak musibah.
Kegiatan doa bersama tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus partai, relawan Satgas PDI Perjuangan, serta Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat. Doa dipanjatkan untuk keselamatan para korban, kelancaran proses penanganan bencana, serta agar masyarakat diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah yang terjadi.
Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik
Tuti Turimayanti menegaskan bahwa bencana alam bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh pihak.
"berharap semua elemen bisa bergotong royong, saling membantu, dan hadir untuk masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Solidaritas adalah kunci untuk bangkit bersama,” ujarnya.
Selain doa bersama, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat juga melaksanakan berbagai aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak longsor. Salah satu fokus utama adalah memberikan pendampingan trauma healing bagi anak-anak.
“Kegiatan ini dilakukan untuk menghilangkan rasa takut dan trauma yang dialami anak-anak akibat bencana, agar mereka dapat kembali merasa aman dan ceria,” ujarnya.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Tidak hanya itu, bantuan logistik juga disalurkan kepada para korban. Bantuan tersebut meliputi selimut, kasur lipat, bantal, pakaian, celana, popok bayi (pamper), pembalut wanita, beras, makanan siap saji, serta air mineral. Bantuan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat.
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat juga menurunkan satu unit mobil Baguna yang difungsikan sebagai layanan laundry gratis bagi warga terdampak. Layanan ini disediakan untuk membantu masyarakat mencuci pakaian mereka, sehingga kebutuhan kebersihan dan kesehatan tetap terjaga di tengah kondisi darurat.
Tuti Turimayanti menegaskan bahwa kehadiran PDI Perjuangan bersama relawan Satgas dan Baguna merupakan wujud nyata komitmen partai untuk selalu berada di tengah masyarakat, terutama saat menghadapi situasi sulit.

















































































