Ikuti Kami

Abdul Azis Saefudin Ajak Keluarga Jadi Benteng Persatuan Bangsa

Kalau keluarga hadir dan memberikan teladan, anak-anak tidak mudah terpengaruh hal negatif.

Abdul Azis Saefudin Ajak Keluarga Jadi Benteng Persatuan Bangsa
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Muhamad Abdul Azis Sefudin minta masyarakat  menanamkan nilai-nilai 4 Pilar MPR RI dari lingkungan keluarga sebagai benteng utama menjaga karakter kebangsaan.

"Keluarga adalah tempat pendidikan pertama. Kalau nilai kebangsaan kuat di rumah, maka masyarakat juga akan kuat. Karena itu kita harus mulai dari orang-orang terdekat," kata Azis dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Jamaras Agrofarm, Kabupaten Cianjur, Selasa (10/2).

Baca: Ganjar Pranowo Tekankan Pentingnya Kritik

Anggota DPR RI asal Daerah Pemilihan Jawa Barat III (Kabupaten Cianjur-Kota Bogor) ini menjelaskan, 4 Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya menjadi materi sosialisasi formal, tetapi harus dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga.

"Ajarkan anak saling menghormati, menghargai perbedaan, dan mencintai tanah air. Itu sudah bagian dari pengamalan Pancasila," ujar Kang Azis sapaan akrab Muhamad Abdul Azis Sefudin.

Kang Azis menilai keluarga memiliki peran penting dalam mencegah berbagai persoalan sosial seperti intoleransi, kekerasan, hingga pengaruh negatif pergaulan dan media sosial.

"Kalau keluarga hadir dan memberikan teladan, anak-anak tidak mudah terpengaruh hal negatif. Nilai gotong royong, sopan santun, dan kepedulian sosial itu tumbuh dari rumah," ucap politisi muda PDI Perjuangan ini.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar 

Kang Azis berharap masyarakat tidak menganggap sosialisasi 4 Pilar hanya sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai pengingat untuk memperkuat karakter kebangsaan dari lingkup terkecil.

"Bangsa yang besar dimulai dari keluarga yang kuat. Kalau keluarga rukun dan saling menghargai, maka persatuan bangsa juga akan terjaga," pungkasnya.

Quote