Ikuti Kami

Sindir Elite yang Sibuk Bahas Pilpres 2029, PDI Perjuangan: Rakyat Bosan, Fokus Saja pada Harga Pokok!

Andreas menilai, manuver elite politik terkait Pilpres 2029 saat ini sangat tidak relevan bagi masyarakat.

Sindir Elite yang Sibuk Bahas Pilpres 2029, PDI Perjuangan: Rakyat Bosan, Fokus Saja pada Harga Pokok!
Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira.

Jakarta, Gesuri.id  – Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira, memberikan respons menukik terkait pernyataan PAN yang menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk periode kedua di 2029, namun belum tentu sepaket dengan Gibran Rakabuming Raka. 

Andreas menilai, manuver elite politik terkait Pilpres 2029 saat ini sangat tidak relevan bagi masyarakat.

Baca: Ganjar Minta Parpol Pendukung Wacana Kepala Daerah Dipilih

"Pilpres itu masih jauh. Rakyat bosan dengan kekuasaan jika para elite politik hanya bicara soal transisi dari satu pilpres ke pilpres berikutnya," tegas Andreas kepada wartawan, Minggu (8/2/).

Andreas menyatakan bahwa PDI Perjuangan saat ini lebih memilih untuk memprioritaskan penyelesaian masalah nyata yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, kondisi ekonomi dan lingkungan jauh lebih mendesak untuk dibahas ketimbang kontestasi politik lima tahunan.

"PDI Perjuangan fokus pada program-program kerakyatan. Kami ingin membantu rakyat menghadapi tantangan besar, mulai dari bencana ekologi yang beruntun, maraknya PHK karena relokasi perusahaan, hingga penurunan daya beli dan melonjaknya harga bahan pokok," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, memastikan bahwa partainya akan kembali mengusung Prabowo Subianto pada 2029. Meski begitu, Eddy memberikan sinyal bahwa posisi calon wakil presiden masih sangat dinamis dan bergantung pada pola kerja sama politik ke depan.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

"Ketua Umum PAN, Pak Zulkifli Hasan, sejak awal sudah menekankan konsistensi kami. PAN adalah satu-satunya partai di luar Gerindra yang tiga kali berturut-turut mendukung Pak Prabowo dalam tiga edisi pilpres," ujar Eddy di kompleks DPR RI, Jakarta, Kamis lalu.

Terkait nama pendamping Prabowo di masa depan, Eddy menyebut hal itu akan ditentukan melalui prinsip simbiosis dan kesepakatan koalisi yang lebih luas.

Quote