Jakarta, Gesuri.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan mendorong percepatan transformasi teknologi di fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah.
Kehadiran fasilitas Smart Operating Theatre di RSUD Grati dinilai sebagai langkah strategis dalam memberikan jaminan layanan bedah yang presisi dan aman bagi masyarakat.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi, menyatakan bahwa pemutakhiran infrastruktur medis merupakan prioritas dalam pemenuhan hak kesehatan warga.
Baca: Eko Suwanto Tekankan Sinergi yang Baik Demi Wujudkan Wisata
Menurutnya, integrasi teknologi digital dalam ruang operasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan mendasar untuk meminimalkan risiko medis.
“Fasilitas ini hadir sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung layanan bedah yang optimal. Dengan teknologi terintegrasi, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan yang lebih aman dan terpercaya,” ujar Andri saat menghadiri peresmian di RSUD Grati, Rabu (18/2/2026).
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat dan kesehatan, Andri menekankan bahwa dukungan legislatif terhadap pengadaan teknologi ini didasari oleh urgensi efisiensi kerja tenaga medis.
Sistem Smart Operating Theatre di RSUD Grati memungkinkan sinkronisasi data rekam medis, hasil radiologi, hingga laboratorium secara real-time di layar monitor ruang bedah. Hal ini, menurut Andri, akan berdampak langsung pada kecepatan pengambilan keputusan klinis oleh dokter operator.
”Kita ingin memastikan tidak ada hambatan birokrasi data saat nyawa pasien sedang dipertaruhkan di meja operasi. Semua harus serba cepat dan akurat,” tegas politisi tersebut.
Baca: Eko Suwanto Dorong Implementasi Perda untuk Tekan Angka
Meski mendukung penuh penguatan infrastruktur, Andri juga memberikan catatan kritis mengenai kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia mengingatkan bahwa alat yang canggih harus diimbangi dengan kompetensi tenaga kesehatan yang mumpuni agar investasi daerah ini memberikan dampak yang maksimal.
“Pemutakhiran alat adalah satu sisi, namun peningkatan kapasitas SDM adalah sisi lain yang tidak boleh ditinggalkan. Kami di legislatif akan terus mengawal agar kualitas pelayanan di RSUD Grati tetap kompetitif di tengah persaingan industri rumah sakit saat ini,” tambahnya.
Senada dengan legislatif, Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori yang turut hadir dalam peresmian tersebut mengapresiasi inovasi ini sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan perawatan terbaik bagi masyarakat Pasuruan dan sekitarnya.

















































































